KHUTBAH JUMAT | Selingkuh dalam Pandangan Islam

ED
Jumat, 18 April 2025 | 09:14 WIB
Bagikan
KHUTBAH JUMAT | Selingkuh dalam Pandangan Islam

Lebih lanjut jamaah sekalian, Imam Ar-Razi menggarisbawahi, bahwa ayat yang tadi khatib baca memberikan tiga alasan penting, mengapa selingkuh itu sangat dilarang.

Pertama, karena dianggap keji. Kekejian yang dimaksud adalah andaikan dari perselingkuhan tersebut melahirkan anak, maka akan terjadi kerusakan nasab.

Kerusakan nasab dapat mengakibatkan kerusakan asal-usul garis keturunan manusia. Selain itu, dengan berselingkuh, seseorang cenderung bergonta-ganti pasangan yang juga mengundang penyakit berbahaya.

Pada era modern, bergonta-ganti pasangan mengakibatkan munculnya penyakit mematikan, yaitu HIV-AIDS dan belum ditemukan obatnya.

Data yang dikeluarkan oleh WHO mencatat 88 juta manusia di seluruh dunia terinfeksi HIV-AIDS dan 42 juta di antaranya telah meninggal dunia. Melihat data tersebut, tidak berlebihan seandainya perselingkuhan itu dapat menjadi penyebab rusaknya alam.

Jama'ah salat Jumat yang dirahmati Allah

Kedua, wanita yang berselingkuh menjadi obyek yang dibenci. Hal ini pasti akan menghilangkan ketenangan dan keharmonisan dalam kehidupan rumah tangga.

Dan yang lebih sulit akibat perselingkuhan adalah hilangnya kepercayaan masyarakat kepada pelaku perselingkuhan, sehingga mereka enggan membantunya di kala kesulitan melanda hidupnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.