KHUTBAH JUMAT | Pegang Teguh Agama Allah
Jamaah salat Jumat yang dimuliakan Allah
Islam adalah agama yang mengajarkan pemeluknya untuk selalu bahu-membahu saling membantu satu sama lain. Islam mengajarkan bahwa satu muslim dengan muslim lainnya adalah seperti satu bangunan yang kokoh, oleh karenanya, selayaknya umat Islam selalu bersatu dan berpegang teguh dengan agama Allah dan tidak tercerai berai.
Allah Ta’ala berfirman dalam surat Al-Imran ayat 103:
وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْاۖ وَاذْكُرُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ اِذْ كُنْتُمْ اَعْدَاۤءً فَاَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ فَاَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهٖٓ اِخْوَانًاۚ وَكُنْتُمْ عَلٰى شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَاَنْقَذَكُمْ مِّنْهَاۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اٰيٰتِهٖ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُوْنَ ١٠٣
Artinya, “Berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, janganlah bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara. (Ingatlah pula ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk”.
Ayat ini menjelaskan perintah untuk selalu berpegang teguh dengan agama Allah dan selalu mengingat nikmat-nikmat yang telah dianugerahkan oleh-Nya. Ayat ini mengumpamakan agama sebagai tali Allah yang harus dipegang teguh untuk dipegang erat dan ditegakkan.
Pada ayat ini pula Allah memerintahkan untuk selalu mengingat nikmat-nikmat yang telah diberikan kepada manusia. Di antara nikmat yang dicontohkan dalam ayat ini ialah Allah meluluhkan hati dua kelompok yang berseteru sejak lama pada masa Jahiliyah, (Aus dan Khazraj), sehingga keduanya bersatu dalam ikatan persaudaraan Islam.
Jamaah salat Jumat yang dimuliakan Allah
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!