KHUTBAH JUMAT | Parenting dalam Islam

ED
Jumat, 25 Agustus 2023 | 08:12 WIB
Bagikan
KHUTBAH JUMAT | Parenting dalam Islam

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran surat Luqman ayat 13-14, yang menceritakan bagaimana komunikasi yang baik antara Luqman dan anaknya agar anaknya senantiasa taat kepada Allah, dan tidak menyukutukan dengan apapun. Di samping itu, seorang anak juga seyogianya berbuat baik pada orang tuanya. Dalam ayat ini, Luqman mengajak anaknya untuk dialog dengan baik.

وَاِذْ قَالَ لُقْمٰنُ لِابْنِهٖ وَهُوَ يَعِظُهٗ يٰبُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ ,وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ اِلَيَّ الْمَصِيْرُ

Artinya. “(Ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, saat dia menasihatinya, “Wahai anakku, janganlah mempersekutukan Allah! Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) itu benar-benar kezaliman yang besar.”

Imam Fakhruddin Ar-Razi dalam Kitab Tafsir Mafatihul Ghaib menjelaskan bahwa ayat ini mengisahkan ketika Luqman berkata kepada anaknya sambil memberikan nasehat kepadanya, ini adalah isyarat kepada kelengkapan nasihat tersebut. Dia mencapai nasihat tersebut dengan Sangat halus, yaitu bahwa Allah mengingatkan Luqman dan menghargai usahanya ketika ia memberikan petunjuk kepada anaknya agar ia dapat mengajarkan kepadanya keutamaan Nabi yang memberikan petunjuk kepada orang asing dan kerabat.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah

Dalam hal ini, Luqman Al Hakim memulai dari yang paling penting dan dasar keimanan yakni, melarang dari perbuatan syirik dan berkata: "Sesungguhnya berbuat syirik adalah suatu kezaliman yang besar." Adapun bahwa itu adalah kezaliman, karena itu merupakan tindakan merendahkan diri yang mulia dan terhormat dengan perkataan-Nya yang Maha Tinggi: "Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam.

عَطْفٌ عَلَى مَعْنَى مَا سَبَقَ وَتَقْدِيرُهُ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ حِينَ جَعَلْنَاهُ شَاكِرًا فِي نَفْسِهِ وَحِينَ جَعَلْنَاهُ وَاعِظًا لِغَيْرِهِ وَهَذَا لِأَنَّ عُلُوَّ مَرْتَبَةِ الْإِنْسَانِ بِأَنْ يَكُونَ كَامِلًا فِي نَفْسِهِ وَمُكَمِّلًا لِغَيْرِهِ

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.