KHUTBAH JUMAT | Merawat Dua Predikat Mulia di Bulan Syawal
Dalam hadits ini, yang akan dihapus dosa-dosa sebelumnya adalah mereka yang berpuasa karena iman dan mengharap pahala dari Allah swt.
Dalam kitab Maqâshid al-Shaum halaman 15 disebutkan bahwa yang dimaksud dengan iman di sini adalah meyakini bahwa puasa adalah kewajiban dan kita yakin dalam melaksanakannya.
Sementara ihtisaban (mengharapkan pahala) adalah merendahkan diri memohon balasan dari dari Allah sebagai bentuk penyerahan diri, pernyataan keimanan dan menyatakan kelemahan di hadapan-Nya. Jika kita bisa benar-benar lakukan hal ini saat berpuasa, maka insyaallah kita akan diampuni dosa-dosa kita terdahulu dan kita akan kembali kepada kesucian seperti bayi yang terlahir kembali.
Kesucian ini pun semakin lengkap dengan gugurnya dosa kita kepada sesama manusia yang kita lakukan melalui saling maaf-memaafkan pada momentum Idul Fitri di bulan Syawal. Sehingga predikat kesucian ini pun harus kita rawat dan pertahankan dengan berjuang agar noda-noda dosa tidak menempel lagi di lembaran putih kehidupan baru kita mulai bulan Syawal ini.
Ma’asyiral Muslimin jamaah shalat Jumat yang dirahmati Allah,
Demikianlah dua predikat yang mudah-mudahan kita bisa raih setelah puasa kali ini dan harus kita rawat dan pertahankan mulai bulan Syawal ini. Semoga kita diberikan kekuatan, perlindungan, anugerah, taufik dari Allah swt untuk dapat meraih dua predikat tersebut dan bisa kita pertahankan sampai ajal menjemput kita. Amin.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ هَذَا الْيَوْمِ الْكَرِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَاِيَاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الصَّلَاةِ وَالصَّدَقَةِ وَتِلَاوَةِ الْقُرْاَنِ وَجَمِيْعِ الطَّاعَاتِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ جَمِيْعَ أَعْمَالِنَا إِنَّهُ هُوَ الْحَكِيْمُ الْعَلِيْمُ، أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Khutbah II
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!