KHUTBAH JUMAT | Merawat Dua Predikat Mulia di Bulan Syawal
أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ , فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ
Artinya: “Engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, jika engkau tidak melihatnya, sesungguhnya Dia pasti melihatmu.” (HR. Muslim) Jika nilai-nilai ketakwaan sudah tertancap dalam diri kita maka secara otomatis kita akan menyadari Allah selalu mengawasi hati dan prilaku kita. Allah berfirman:
وَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ
Artinya: “Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.”
Ma’asyiral Muslimin jamaah shalat Jumat yang dirahmati Allah,
Kedua adalah merawat kesucian. Predikat ini secara tersirat dan tersurat telah diungkapkan oleh Rasulullah dalam sebuah haditsnya yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Muslim yang sangat masyhur:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: “Barangsiapa berpuasa dibulan Ramadhan karena Iman dan mengharap pahala dari Allah maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!