KHUTBAH JUMAT | Makna dan Nilai Haji Mabrur
Setiap muslim yang telah menunaikan ibadah haji mengharapkan hajinya menjadi haji yang mabrur. Karena orang yang haji mabrur pahalanya adalah surga. Rasulullah bersabda:
“Haji mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga. Sahabat berkata, ’Apa birrnya (kebajikannya)?’ Beliau bersabda, ’Memberi makan dan baik dalam ucapan.” (HR Thabarani No. 8405).
Haji Mabrur adalah haji yang pelakunya mencapai derajar al-birr, dan dia masuk di kalangan orang-orang abrar. Al-birr adalah keluasan dalam kebajikan, bukan hanya ibadah ritual, tetapi ia mencapai kebaikan dalam dimensi iman, Islam, ibadah, akhlak, dan perjuangan.
Allah berfirman dalam Surat Al Baqarah ayat 177:
۞ لَيْسَ الْبِرَّاَنْ تُوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَالْمَلٰۤىِٕكَةِ وَالْكِتٰبِ وَالنَّبِيّٖنَ ۚ وَاٰتَى الْمَالَ عَلٰى حُبِّهٖ ذَوِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِۙ وَالسَّاۤىِٕلِيْنَ وَفىِ الرِّقَابِۚ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ ۚ وَالْمُوْفُوْنَ بِعَهْدِهِمْ اِذَا عَاهَدُوْا ۚ وَالصّٰبِرِيْنَ فِى الْبَأْسَاۤءِ وَالضَّرَّاۤءِ وَحِيْنَ الْبَأْسِۗ اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ صَدَقُوْا ۗوَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُتَّقُوْنَ
Artinya ”Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat, melainkan kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari Akhir, malaikat-malaikat, kitab suci, dan nabi-nabi; memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang miskin, musafir, peminta-minta, dan (memerdekakan) hamba sahaya; melaksanakan salat; menunaikan zakat; menepati janji apabila berjanji; sabar dalam kemelaratan, penderitaan, dan pada masa peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” (QS Al Baqarah: 177).
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah
Secara bahasa, kata Mabrur, berasal dari kata al Barra, artinya kebaikan atau berbuat baik. Mabrur dapat berarti haji yang baik atau menjadikan pelakunya menjadi baik. Menurut istilah, mabrur ialah ibadah haji yang sesuai dengan ketentuan Allah SWT dan RasulNya dilaksanakan dengan ikhlas, semata-mata mengharap ridaNya, tidak dicampuri dosa dan menggunakan biaya yang halal serta setelah melaksanakan haji menjadikan perbuatannya lebih baik dari sebelumnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!