KHUTBAH JUMAT | Kalau Mudah, Kenapa Dipersulit?
Khatib berwasiat kepada diri sendiri dan jamaah sekalian, mari tingkatkan ketakwaan kepada Allah swt, dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Salah satu cara sederhana untuk bertakwa adalah dengan tolong-menolong dalam kebaikan. Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 2:
وَتَعَاوَنÙوْا عَلَى Ø§Ù„Ù’Ø¨ÙØ±Ù‘٠وَالتَّقْوٰىۖ وَلَا تَعَاوَنÙوْا عَلَى Ø§Ù„Ù’Ø§ÙØ«Ù’Ù…Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ø¹ÙØ¯Ù’وَان٠ۖوَاتَّقÙوا اللّٰهَ ۗاÙنَّ اللّٰهَ شَدÙيْد٠الْعÙقَابÙ
Artinya: “Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat berat siksaan-Nya.â€
Jamaah kaum Muslimin yang dirahmati Allah Kita pasti pernah menemukan oknum di sekitar kita yang gemar mempersulit urusan orang. Padahal kalau kita amati, kebutuhan yang diperlukan oleh orang tersebut sangat sederhana dan tidak perlu banyak waktu serta tenaga untuk memenuhinya.
Akan tetapi, kenyataan yang didapat justru berbelit-belit dan rumit. Hal ini tidak terbatas pada urusan yang menyangkut birokrasi di pemerintahan saja, bahkan pada aktivitas harian, kita selalu mendapati oknum-oknum yang kelakuannya buruk seperti itu. Atau mungkin saja, sebagian dari kita justru adalah oknum itu sendiri.
Ketahuilah, bahwa menyulitkan urusan orang lain itu menyalahi pedoman Islam. Sebab dalam Islam, segala hal yang menyangkut urusan manusia itu dipermudah. Termasuk dalam urusan ibadah sekalipun. Sebagaimana yang diterangkan dalam surat Al-Hajj ayat 78:
وَمَا جَعَلَ عَلَيْكÙمْ ÙÙÙ‰ الدّÙيْن٠مÙنْ ØÙŽØ±ÙŽØ¬ÙÛ—
Artinya: “Dan Dia (Allah) tidak menjadikan kesulitan untukmu dalam agama.â€
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!