KHUTBAH JUMAT | Empati, Kunci Pemimpin yang Dirindukan Umat
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah
Baginda Nabi Muhammad SAW adalah teladan dalam setiap sisi kehidupan, baik bagi yang kaya maupun miskin, bagi mereka yang memiliki jabatan maupun yang tidak memilikinya. Beliau adalah pemimpin yang luar biasa dalam sejarah umat manusia. Kepemimpinan beliau bukan hanya ditandai dengan kebijaksanaan dan keadilan, tetapi juga dengan kasih sayang dan empati yang begitu dalam.
Salah satu bukti nyata dari sikap beliau adalah sebuah doa yang bahkan umatnya sendiri merasa berat untuk mengucapkannya. Doa itu sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah:
عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ: أَحِبُّوا الْمَسَاكِينَ ،فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي دُعَائِهِ: اللَّهُمَّ أَحْيِنِي مِسْكِينًا وَأَمِتْنِي مِسْكِينًا وَاحْشُرْنِي فِي زُمْرَةِ الْمَسَاكِينِ يَوْمَ القِيَامَةِ
Artinya, “Diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri, dia berkata: 'Hendaklah kalian mencintai orang-orang miskin. Karena, sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah berdoa: "Ya Allah hidupkanlah aku dalam keadaan miskin, wafatkanlah aku dalam keadaan miskin, serta kumpulkanlah aku pada hari kiamat bersama golongan orang-orang miskin",'” (HR. Ibnu Majah).
Makna hadits itu sejatinya tidak hanya mengajarkan kesederhanaan dan keutamaan hidup miskin yang kelak dapat meringankan hisab di akhirat. Lebih dari itu, hadits tersebut juga mencerminkan betapa besar empati dan kepedulian Baginda Nabi kepada umatnya, khususnya mereka yang hidup dalam serba kekurangan.
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah
Beliau, Nabi kita tercinta, adalah cerminan pemimpin sejati. Pemimpin sejati bukanlah mereka yang hanya memerintah dengan kekuasaan dan otoritas, melainkan mereka yang melayani dengan hati dan jiwa. Pemimpin sejati adalah mereka yang memahami kebutuhan dan aspirasi rakyatnya, lalu berusaha dengan sungguh-sungguh untuk memenuhinya. Mereka bukanlah orang yang haus pujian dan pengakuan, melainkan orang yang rela berkorban dan bekerja keras demi kepentingan umat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!