KHUTBAH JUMAT | Adab-adab di Masjid
Ibadallah,
Masjid adalah rumah Allah Ta’ala. Siapa mengaku cinta kepada Allah, tentu dia pasti mencintai rumah-Nya. Dan pasti dia akan banyak datang ke masjid. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
من توضأ وجاء إلى المسجد فهو زائر الله . حقّ على المزور أن يكرم زائره
“Siapa yang berwudh dan berangkat menuju masjid, maka dia adalah orang yang berkunjung kepada Allah. Sepantasnya orang yang dikunjungi memuliakan mereka yang datang berkunjung.” .
Dan tentu saja tidak diragukan lagi, seseorang akan mendapatkan pemuliaan yang paling besar dan pemberian yang paling utama dari penguasa alam semesta. Ia akan mendapatkan ketenangan di hari kiamat. Hari dimana semua orang kebingungan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ فِيْ ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ – وعد منهم – وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْـمَسَاجِدِ
“Tujuh golongan yang dinaungi Allâh dalam naungan-Nya pada hari di mana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya: -di antara mereka adalah- …seorang yang hatinya bergantung ke masjid…”
Demikian juga orang yang menunggu salat wajib setelah mengerjakan salat wajib lainnya. Orang yang demikian menunjukkan bukanlah orang yang mengerjakan salat karena merasa berat sehingga bagaimana caranya ia bisa segera menyelesaikannya. Tapi ia malah menunggunya usai mengerjakan salat wajib.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!