Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura di Bulan Muharram
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 5 Juli 2025 | 00:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Bulan Muharram termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Dalam bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal kebaikan, termasuk berpuasa. Allah SWT menegaskan dalam surah At-Taubah ayat 36 bahwa empat bulan haram ditetapkan sejak penciptaan langit dan bumi, di mana umat Islam diperintahkan untuk tidak menzalimi diri sendiri di dalamnya.
Muharram menjadi waktu istimewa untuk menunaikan puasa Tasua (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram). Rasulullah SAW menegaskan bahwa puasa Asyura dapat menghapus dosa setahun sebelumnya, sementara puasa Arafah menghapus dosa dua tahun, sebagaimana hadits riwayat Muslim.
"Puasa Arafah menghapus dosa dua tahun yang lalu dan yang akan datang, sementara puasa Asyura menghapus dosa setahun yang lalu." (HR Muslim)
Selain itu, Rasulullah SAW menganjurkan puasa Tasua agar berbeda dengan tradisi puasa kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada hari Asyura. Dalam riwayat Bukhari, Nabi menegaskan bahwa umat Islam lebih berhak atas Nabi Musa AS daripada kaum Yahudi.
"Nabi SAW datang di Madinah, tiba-tiba beliau mendapati orang-orang Yahudi pada berpuasa Asyura (10 Muharram). Mereka berkata, 'Ini adalah hari kemenangan Musa terhadap Firaun.' Lalu Nabi SAW bersabda kepada sahabat-sahabatnya, 'Kamu adalah lebih berhak atas Musa daripada mereka, oleh sebab itu berpuasalah'!" (HR Bukhari)
Puasa di bulan Muharram juga disebut sebagai puasa terbaik setelah Ramadan. Dalam hadits riwayat Ahmad dan Muslim, Rasulullah SAW menyebut puasa di bulan Muharram sebagai ibadah puasa paling utama setelah Ramadan.
"Puasa pada bulan Allah yang kamu namakan bulan Muharram." (HR Ahmad, Muslim, dan Abu Daud)
Beberapa riwayat menyebutkan keutamaan puasa Asyura dengan pahala setara ribuan haji, umrah, dan syuhada, meskipun sanad hadits tersebut lemah. Kendati demikian, puasa Tasua dan Asyura tetap merupakan sunnah muakkadah yang dianjurkan untuk dihidupkan sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW dan amalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!