Ketua KPU Kab Bandung Lantik Anggota PPS Pemilu 2024
Sementara itu, saat ditanyai VISI.NEWS terkait kabar yang beredar di media massa, adanya pengurangan Daerah Pemilihan (Dapil 6) dari asalnya 10 kursi menjadi 9 kursi, dan Dapil 3 dari 6 kursi menjadi 7 kursi, Agus Baroya mengatakan, itu bukan keinginan dan campur tangan KPU.
"Kita hanya mengajukan 55 kursi di Kab.Bandung, banyak faktor yang dinilai karena jumlah penduduknya dan komposisi berubah, itu rancangan yang kita usulkan yang menentukan KPU RI," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, dengan penyelenggaraan Pemilu tahun 2024, diharap stakeholder KPU harus siap menjaga dan mendukung netralitas dan kondusivitas di Kab.Bandung.
"Semoga dengan dilantiknya kemarin PPK, sekarang PPS harus tetap berintegritas, dalam pelaksanaan tugasnya di 2024 baik Pileg, Pilkada, maupun Pilpres, jangan sampai hasil suara diutak- atik atau diubah yang mengakibatkan kegaduhan dan keresahan di masyarakat, " katanya.
Lebih lanjut, Bupati Dadang mengatakan, dirinya akan memfasilitasi BPJS Ketenagakerjaan bagi para anggota KPU dan anggota PPS, PPK.
"Saya selaku Bupati Bandung, siap memfasilitasinya untuk BPJS Ketenagakerjaan agar memotivasi serta mendorong semangat kinerja di lapangan Saya tekankan lagi hindari hal-hal yang tidak diinginkan, dari sekarang selalu berkordinasi dengan semua stakeholder yang ada," harapnya.
Sementara itu Ketua DPC Partai Demokrat Kab.Bandung Saeful Bachri berharap menjelang tahun politik, KPU menjaga netralitasnya agar tidak berpihak ke depan, ke samping, maupun ke belakang.
"Saya ucapkan selamat kepada PPS yang baru dilantik hari ini, semoga bisa menjaga netralitas dan bertugas sesuai koridor dan aturannya sehingga tidak berpihak pada siapa pun " ujarnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!