Ketidakadilan pada Perempuan Lahir dari Kesalahan Cara Pandang Sosial
Tantangan ini, tambah dia, meniscayakan ikhtiar semua pihak. Ia sendiri berinisiatif menggelar Ngaji KGI sejak pertengahan 2019. Semula ngaji dilakukan secara offline dan gratis karena memanfaatkan kesempatan tugas keluar kota.
Sejak pandemi, ngaji hanya dilakukan secara online yang justru jadi bisa dijangkau lebih luas. Dalam setahun ngaji telah diikuti oleh ribuan peserta lebih, baik dari dalam maupun luar negeri. “Yang penting setiap orang ikhtiar untuk menggunakan modal sosialnya berupa kesehatan fisik, harta, kekuasaan, wewenang, pengetahuan, pengalaman, keterampilan, maupun jaringan yang dimiliki untuk ikut mewujudkan sistem kehidupan yang menjadi rahmat bagi semesta, termasuk bagi perempuan,” imbuh pengurus Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) itu.@mpa/nu
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!