Keterangan Resmi tentang Gangguan Layanan Rumahweb Indonesia
VISI.NEWS | JAKARTA - Hingga Minggu (5/12/2021), sebagian besar layanan Rumahweb Indonesia masih mengalami gangguan akibat kebakaran yang terjadi di Gedung Cyber 1, dimana ditempatkan shared hosting dan VPS mereka.
Direktur Utama CV Rumahweb Indonesia Yusuf Nurrachman dalam email pemberitahuan ke pelanggan, Sabtu (4/12/2021) menjelaskan bahwa mulai tanggal 2 Desember 2021 pukul 12.30 WIB, telah terjadi gangguan pada sebagian besar layanan hosting dan VPS milik Rumahweb Indonesia. "Gangguan ini disebabkan karena kebakaran yang terjadi di Gedung Cyber dimana kami meletakkan sebagian besar rak-rak server kami. Kebakaran terjadi di ruang Wing A CyberDC yang terdapat 72 buah server yang digunakan untuk layanan shared hosting dan VPS," jelasnya.
Situasi ini, ungkapnya, menjadi sulit bagi Rumahweb untuk melakukan recovery secepatnya karena core networking pihaknya berada di ruangan terjadinya kebakaran tersebut. "Sehingga meskipun kami memiliki backup data di lantai 3 (di datacenter DTP 3 - Gedung Cyber lt 3), kami tidak bisa mengaksesnya karena datacenter tersebut dimatikan aliran listriknya. Oleh karena itu prioritas kami hingga hari Jumat 3 Desember 2021 adalah memindahkan core networking di datacenter DTP Alpha (lantai 1) yang mana sebagian server kami juga berada di datacenter tersebut," paparnya.
Pada hari itu juga, pihak Rumahweb telah menyiapkan perangkat server-server baru di datacenter DTP TIFA. Dengan tujuan agar nantinya ketika core networking sudah bisa up and running. "Maka kami bisa memindahkan server yang menyimpan backup (di DTP 3) dan merestorenya ke server-server baru tersebut," lanjutnya.
Pada tanggal 4 Desember 2021, saat Rumahweb akan mengeksekusi pemindahan server backup yang berada di Datacenter DTP 3 (lantai 3), ternyata ruangan tersebut disegel oleh polisi sehingga mereka tidak bisa lagi mengakses server backup tersebut. "Kami juga belum tahu kapan segel police line tersebut akan dilepaskan sehingga kami kembali bisa mengakses server backup kami, " ungkap Yusuf.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!