Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026

Ketegangan Lama Mencuat Lagi, Turki dan Yunani Kembali Berhadapan di Laut Aegea

ED
Kamis, 5 Februari 2026 | 13:07 WIB
Bagikan
Ketegangan Lama Mencuat Lagi, Turki dan Yunani Kembali Berhadapan di Laut Aegea

VISI.NEWS | BANDUNG — Hubungan Turki dan Yunani kembali memanas setelah sengketa lama di Laut Aegea mencuat ke permukaan. Di tengah upaya diplomasi yang direncanakan, kedua negara justru saling melontarkan pernyataan keras terkait klaim kewenangan dan batas maritim, menambah daftar kawasan dunia yang berada dalam bayang-bayang konflik geopolitik.

Pekan depan, Dewan Kerja Sama Tingkat Tinggi Yunani–Turki dijadwalkan bersidang di Ankara. Jika agenda berjalan sesuai rencana, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis akan bertemu langsung. Forum yang dibentuk pada 2010 itu selama ini lebih banyak membahas kerja sama ekonomi dan pariwisata, sementara isu inti kedaulatan maritim kerap berujung buntu.

“Turki mengajukan tuntutan sepihak dan klaim teritorial yang tak memiliki dasar hukum dan tak layak diperdebatkan,” kata Direktur Riset Institut Hubungan Internasional Athena, Konstantinos Filis.

Dari sisi Ankara, pandangan berbeda mengemuka. Ketegangan terbaru dipicu peringatan navigasi Navtex yang dikeluarkan Turki terkait aktivitas militer Yunani di Aegea. Bagi Yunani, langkah itu dinilai sebagai upaya memperluas klaim kedaulatan secara sepihak.

“Yunani berharap Turki memenuhi tuntutan dan membuat konsesi,” ujar ilmuwan politik Universitas Teknik Yildiz, Fuat Aksu.

Media Yunani menyebut langkah Ankara sebagai provokasi baru, sementara media pro-pemerintah Turki menilai respons Athena berlebihan. Perang narasi ini memperlihatkan betapa sensitifnya setiap pergerakan militer maupun administratif di kawasan tersebut.

Di dalam negeri Yunani, isu Aegea juga memicu tekanan politik. Pemerintah Mitsotakis diserang kelompok oposisi yang menilai Athena terlalu lunak menghadapi Ankara.

“Turki merampas setengah Aegea, tapi pemerintah kita tak melihat alasan untuk khawatir,” kata Kyriakos Velopoulos, pemimpin partai kanan-populis Greek Solution.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.