Kepala SPPG Kalitengah Sidoarjo Minta Maaf soal Dugaan Keracunan MBG
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Rafli Ridho./visi.news/ist.
VISI.NEWS - Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Rafli Ridho, meminta maaf atas insiden dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami ratusan pelajar.
Sebelumnya, ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam di Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG, Selasa (1/9/2026).
Keluhan serupa juga dilaporkan dialami sejumlah pelajar dari 19 sekolah lainnya yang menerima menu MBG dari SPPG Kalitengah.
Menu MBG yang dibagikan terdiri dari nasi putih, telur orak-arik, tempe bumbu bali, tumis buncis baby corn, dan apel.
“Mohon maaf ya, saya menyesal,” kata Kepala SPPG Kalitengah, Rafli Ridho dalam keterangannya dikutip, Rabu (2/9/2026).
Pengolahan Menu MBG
Rafli mengatakan, proses pengolahan menu MBG dimulai sejak pukul 05.30 WIB. Makanan kemudian disalurkan kepada para penerima sekitar pukul 11.00 WIB.
Menurut Rafli, makanan tersebut memiliki masa tahan sekitar empat jam. Sebelum dikonsumsi penerima MBG, makanan juga melalui proses penilaian oleh PIC dari pihak sekolah untuk memastikan kualitas makanan.
“Di situ kan ada organoleptik (penguji atau penilai suatu produk). Jadi setiap ke sekolahan itu ada uji yang nantinya itu dicicipi oleh PIC pihak sekolah. Nah, setelah saya tanya, katanya aman, enggak ada masalah dimakanan itu. Tapi kenapa kok keracunan lah itu yang saya tidak tahu,” ungkapnya.
Rafli mengatakan, pihak SPPG Kalitengah juga menerima laporan dugaan keracunan dari siswa SDN Kalitengah 1 dan SDN Kalitengah 2.
Dari 19 lembaga pendidikan yang terdampak, total sebanyak 566 pelajar diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 88 pelajar masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!