Kenakalan Remaja Memang tak Bisa Dihilangkan tetapi Bisa Dikendalikan
Memang persoalan kenakalan remaja di kecamatan Manggala, kota Makassar termasuk yang tinggi di antara 15 kecamatan di kota Makassar. Salah satu upaya yang dilakukan oleh kepolisian sektor Manggala dalam mengendalikan kenakalan remaja itu adalah dengan membuka tempat pencucian kendaraan roda dua, yang diberi nama _Balla Barakka_
Pembina Mitra Kamtibmas dari Polsek Manggala, Aipda Hasbullah, S.E., S.H., M.H., kepada VISI.NEWS mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai inovasi program guna meredam aksi aksi kenakalan remaja yang semakin merajalela di wilayah Manggala.
"Khusus untuk program Balla Barakka yang kalau diterjemahkan artinya Rumah Keberkahan, memang kita maksudkan untuk mengubah sikap kenakalan remaja menjadi sikap sikap yang membawa keberkahan bagi dirinya, keluarganya dan lingkungannya," jelas Hasbullah.
Program Balla Barakka yang diresmikan pada pertengahan September 2023 itu berupa pusat pencucian sepeda motor yang semua pekerjanya adalah anak anak remaja yang selama ini tidak memiliki pekerjaan, anak anak putus sekolah, yang sering kumpul-kumpul, nongkrong di pinggir-pinggir jalan dan memalak orang-orang yang melintas.
"Daripada mereka ngumpul tanpa manfaat, tanpa kesibukan dan akhirnya membuat onar, maka kita berdayakan mereka dengan memberikan aktifitas serta kesibukan yang bermanfaat sekaligus menghasilkan uang. " imbuh Hasbullah.
Persoalan kenakalan remaja yang tumbuh menjadi kejahatan di tengah masyarakat, memang berkembang sejalan dengan berkembangnya tingkat peradaban umat manusia yang semakin kompleks.
Bahkan perkembangan manusia ditandai oleh berbagai usaha manusia untuk mempertahankan kehidupannya, dimana kekerasan sebagai salah satu fenomena dalam usaha mencapai tujuan suatu kelompok tertentu dalam masyarakat atau tujuan yang bersifat perseorangan untuk mempertahankan hidup tersebut.
"Kenakalan, kejahatan, serta tindak kekerasan telah menjadi pelengkap dari perkembangan peradaban manusia, sehingga kejahatan memang sulit untuk dihilangkan, tetapi tetap bisa dikendalikan." pungkas Hasbullah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!