Kenakalan Remaja Memang tak Bisa Dihilangkan tetapi Bisa Dikendalikan
VISI.NEWS | MAKASSAR - Kenakalan remaja terus terjadi dan sudah menjadi penyakit masyarakat, terutama di kota-kota besar seperti kota Makassar.
Kota Makassar yang terus berkembang pesat ini, telah berubah menjadi kota Metropolitan sejajar dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Seiring dengan perkembangan kota itu, maka kejahatan juga semakin meningkat, kenakalan remaja semakin merajalela, tindak kriminal semakin meresahkan masyarakat.
Data menunjukkan kenakalan remaja semakin bertambah dari hari ke hari dengan cara yang semakin canggih, dengan peralatan yang juga semakin modern pula. Bahkan kenakalan remaja telah mengarah pada tindak kejahatan dan kriminal yang meresahkan masyarakat kota Makassar saat ini.
Hampir setiap hari ada saja warga yang melapor telah menjadi korban dari kejahatan yang dilakukan oleh para remaja tanggung, bahkan tidak sedikit di antara pelaku adalah anak-anak di bawah umur, yang seharusnya mereka berada di sekolah, namun justru berkeliaran di jalanan.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol. Mokhamad Ngajib mengaku gelisah dengan fenomena kenakalan remaja itu.
"Ini jelas tugas dan PR kami sebagai aparat keamanan, sebuah tanggungjawab yang wajib kami selesaikan."tegas Kapolres saat berkunjung ke Polsek Manggala akhir September lalu.
Dalam kesempatan meresmikan pusat pencucian sepeda motor untuk anak anak putus sekolah, Kapolrestabes Makassar itu mengatakan, persoalan sosial yang semakin kompleks dan semakin berat saat ini menjadikan masalah kenakalan remaja telah menjadi masalah abadi dalam kehidupan manusia yang sulit untuk dihilangkan.
"Memang kita tidak mungkin menghilangkan virus kenakalan remaja, kejahatan serta tindak kriminal lainnya. Tetapi kita harus mampu mengendalikannya. Kita harus berdayakan remaja-remaja kita ini agar mereka memiliki kesibukan yang positif dan bermanfaat." katanya.
Memang persoalan kenakalan remaja di kecamatan Manggala, kota Makassar termasuk yang tinggi di antara 15 kecamatan di kota Makassar. Salah satu upaya yang dilakukan oleh kepolisian sektor Manggala dalam mengendalikan kenakalan remaja itu adalah dengan membuka tempat pencucian kendaraan roda dua, yang diberi nama _Balla Barakka_
Pembina Mitra Kamtibmas dari Polsek Manggala, Aipda Hasbullah, S.E., S.H., M.H., kepada VISI.NEWS mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai inovasi program guna meredam aksi aksi kenakalan remaja yang semakin merajalela di wilayah Manggala.
"Khusus untuk program Balla Barakka yang kalau diterjemahkan artinya Rumah Keberkahan, memang kita maksudkan untuk mengubah sikap kenakalan remaja menjadi sikap sikap yang membawa keberkahan bagi dirinya, keluarganya dan lingkungannya," jelas Hasbullah.
Program Balla Barakka yang diresmikan pada pertengahan September 2023 itu berupa pusat pencucian sepeda motor yang semua pekerjanya adalah anak anak remaja yang selama ini tidak memiliki pekerjaan, anak anak putus sekolah, yang sering kumpul-kumpul, nongkrong di pinggir-pinggir jalan dan memalak orang-orang yang melintas.
"Daripada mereka ngumpul tanpa manfaat, tanpa kesibukan dan akhirnya membuat onar, maka kita berdayakan mereka dengan memberikan aktifitas serta kesibukan yang bermanfaat sekaligus menghasilkan uang. " imbuh Hasbullah.
Persoalan kenakalan remaja yang tumbuh menjadi kejahatan di tengah masyarakat, memang berkembang sejalan dengan berkembangnya tingkat peradaban umat manusia yang semakin kompleks.
Bahkan perkembangan manusia ditandai oleh berbagai usaha manusia untuk mempertahankan kehidupannya, dimana kekerasan sebagai salah satu fenomena dalam usaha mencapai tujuan suatu kelompok tertentu dalam masyarakat atau tujuan yang bersifat perseorangan untuk mempertahankan hidup tersebut.
"Kenakalan, kejahatan, serta tindak kekerasan telah menjadi pelengkap dari perkembangan peradaban manusia, sehingga kejahatan memang sulit untuk dihilangkan, tetapi tetap bisa dikendalikan." pungkas Hasbullah.
@daeng khairil
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!