Kemnaker Pantau Usaha Penerima TKM di Purwakarta
Ihat pertama kali mendapatkan bantuan TKM Pemula pada 2020. Setahun kemudian, ia kembali memperoleh bantuan melalui program TKM Lanjutan.
Bantuan tersebut menjadi salah satu penopang penting bagi keberlangsungan usahanya ketika pandemi Covid-19 menyebabkan aktivitas ekonomi dan permintaan pasar mengalami tekanan.
"Waktu itu Covid dan krisis banget. Akhirnya pas kita dapat TKM Pemula, alhamdulillah kita bisa berkembang, bangkit lagi, usaha kita jalan lagi," ujar Ihat.
Ihat memproduksi berbagai jenis makanan dan bahan pangan. Namun, salah satu produk yang kemudian berkembang cukup pesat adalah kulit puff pastry.
Produk tersebut semakin diminati konsumen, sementara pada saat itu kulit puff pastry relatif sulit ditemukan di wilayah Purwakarta. Melihat peluang tersebut, Ihat kemudian memfokuskan pengembangan usahanya pada produk tersebut.
Bantuan TKM yang diterimanya digunakan untuk membeli mesin produksi dan oven. Dengan dukungan peralatan tersebut, kapasitas produksinya meningkat sehingga mampu memenuhi permintaan pelanggan yang terus bertambah.
Perkembangan produksi kemudian diikuti dengan perluasan pasar. Produk Ihat tidak hanya dipasarkan di Purwakarta, tetapi juga dikirim ke sejumlah daerah seperti Bandung, Depok, Jakarta, dan wilayah lainnya.
"Yang pesan bukan dari Purwakarta saja. Dari Bandung, Depok, Jakarta, dan daerah lainnya juga minta dikirimi produk jualan. Jadi, pelanggan kita sudah banyak dari luar Purwakarta," kata Ihat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!