Kementerian PU Siapkan Rp810 Miliar Perbaiki Jalan Rusak Gempa Flores
Menteri PU Dody Hanggodo dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago di NTT, Minggu (23/8/2026)./visi.news/Kementerian PU.
VISI.NEWS - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan anggaran sekitar Rp810 miliar untuk rehabilitasi dan rekonstruksi jalan yang rusak akibat gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).
Anggaran tersebut akan digunakan untuk menangani kerusakan jalan sepanjang 155 kilometer. Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, saat rapat koordinasi di Pos Komando Tanggap Darurat Gempa Kabupaten Sikka, Minggu (23/8/2026) malam.
Rapat tersebut turut dihadiri Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago.
"Untuk rehabilitasi dan rekonstruksi jalan, Kementerian PU mengalokasikan sekitar Rp 810 miliar untuk penanganan sepanjang 155 kilometer," ujar Dody.
Selain anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi, pemerintah juga menyediakan dana tanggap darurat sekitar Rp100 miliar untuk penanganan awal bencana.
Dody mengatakan penanganan infrastruktur akan dilakukan berdasarkan hasil asesmen di lapangan. Infrastruktur yang dinilai paling mendesak akan menjadi prioritas dalam proses penanganan.
"Kalau ada tambahan lagi nanti kita bisa bicara. Kita juga ini kan daerah bencana," kata Dody.
Menurut Dody, pemerintah pusat turut membantu proses asesmen kerusakan akibat gempa. Setelah kondisi dan kebutuhan di lapangan terpetakan, pelaksanaan pekerjaan dapat dibagi berdasarkan kewenangan dan kapasitas masing-masing pihak.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!