Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Kemensos Segera Serahkan Santunan ke Ahli Waris dan Korban Luka Santri Gontor

Desi Rossilawati
Senin, 28 April 2025 | 16:05 WIB
Bagikan
Kemensos Segera Serahkan Santunan ke Ahli Waris dan Korban Luka Santri Gontor

VISI.NEWS | MAGELANG - Kementerian Sosial (Kemensos) telah mendata dan memverifikasi ahli waris korban meninggal dan luka akibat tanah longsor di Pesantren Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam Dusun Gadingsari, Desa Mangunsari, Sawangan, Magelang, Jawa tengah. Untuk selanjutnya, Kemensos akan segera menyalurkan santunan.

"Tim Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos telah melakukan asesmen, verifikasi, dan validasi terkait laporan dengan didampingi petugas dinas Provinsi Jawa Tengah dan Magelang dalam rangka pengumpulan data dan tracing ahli waris korban," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf dikutip dari laman resmi Kemensos, Senin (28/4/2025).

Dari hasil pendataan, bencana alam yang terjadi jelang waktu salat Jumat ini mengakibatkan empat korban jiwa dan 25 korban luka.

Selain melakukan pendataan, Gus Ipul menuturkan Kemensos juga terus berkordinasi dengan Rumah Sakit (RS) Merah Putih Magelang dan RS Sardjito Yogyakarta. Saat ini, Sebanyak 7 orang dirawat RS Merah Putih Magelang dan 1 orang dirawat di RS Sardjito Yogyakarta.

Sebanyak 17 orang masih dirawat jalan dan sudah kembali ke pondok. Lalu, 1 orang kembali ke kampung halaman sementara waktu.

Untuk diketahui, saat terjadi bencana tanah longsor, para santri tengah melakukan persiapan salat Jumat dengan mengantre mandi pada Jumat (25/4). Saat itu, tanah di bawah penampungan air yang terletak di belakang kamar mandi longsor, mengakibatkan tembok penampungan air ikut roboh dan menimpa para santri.

Berikut data para korban bencana tanah longsor :

Meninggal Dunia:

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.