Kemensos Punya Pendekatan Sendiri Tangani Anak Bermasalah
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 24 Mei 2025 | 16:00 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Wakil Menteri Sosial (Wamenos) Agus Jabo Priyono menyatakan bahwa program penempatan siswa bermasalah ke barak militer di Jawa Barat merupakan kewenangan penuh Pemerintah Provinsi setempat. Ia menegaskan, Kementerian Sosial (Kemensos) tidak dapat melakukan intervensi langsung terhadap kebijakan tersebut.
"Itu program Pak Gubernur, mungkin berdasarkan kondisi objektif di Jawa Barat. Kita tidak bisa mengintervensi langsung," ujar Agus saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (24/5/2025).
Meski demikian, Agus menjelaskan bahwa Kemensos telah memiliki sistem tersendiri untuk menangani anak-anak yang mengalami masalah sosial atau hukum. Penanganan dilakukan melalui fasilitas rehabilitasi sosial yang disebut Sentra, yang menurutnya bersifat edukatif dan berlandaskan pendekatan sosial, bukan militeristik.
"Kemensos punya Sentra, tempat rehabilitasi sosial yang juga menerima anak-anak yang bermasalah hukum atau dianggap nakal. Biasanya mereka dititipkan ke Kemensos oleh kepolisian atau keluarga," jelasnya.
Di Sentra, lanjut Agus, anak-anak akan mendapat pembinaan karakter, pendidikan mental, serta pelatihan keterampilan sebagai bagian dari proses pemulihan. Ia menekankan bahwa tempat tersebut bukan sekadar tempat penampungan, melainkan wadah pemulihan terpadu.
"Sentra bukan sekadar tempat penampungan, tapi tempat pemulihan dan pembinaan. Jadi kami punya cara sendiri untuk menyelesaikan persoalan itu," katanya.
Agus juga memastikan bahwa selama ada permintaan dari pihak keluarga atau aparat penegak hukum, Kemensos siap menerima dan merehabilitasi anak-anak yang dianggap membutuhkan pendampingan sosial. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!