Kemenpora Gelar Pelatihan Kepemudaan Prakarsa Muda Selama Lima Hari di Arjasari
Bella, seorang peserta yang merupakan lulusan Magister Pengajaran Fisika ITB, juga merasakan dampak positif dari program ini. “Pelatihan ini sangat relevan dengan tujuan saya sebagai pengajar sains. Biasanya ilmu sains hanya berhenti di ruang kelas, tetapi di Prakarsa Muda saya diajak untuk berpikir bagaimana sains bisa dikemas menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam dunia pendidikan,” ujar Bella. Ia berharap pengalaman ini bisa membantu dirinya untuk mengembangkan produk pembelajaran sains yang lebih aplikatif di masa depan.
Dengan dukungan penuh dari Kemenpora RI dan kerjasama antara Yayasan Pendidikan Alfani dan DreamseedID, Program Prakarsa Muda tidak hanya berhasil mencetak pemuda yang peduli terhadap isu sosial, tetapi juga melahirkan wirausaha sosial muda yang siap memberikan solusi berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa pelatihan kepemudaan tidak harus terpaku pada teori dan ceramah di ruang kelas, tetapi bisa dirancang secara lebih aplikatif, relevan, dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat. Ke depan, diharapkan lebih banyak generasi muda yang terinspirasi untuk terjun langsung ke lapangan, menyelesaikan masalah sosial, dan menciptakan solusi yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!