Kemenpora Gelar Pelatihan Kepemudaan Prakarsa Muda Selama Lima Hari di Arjasari

ED
Jumat, 26 Desember 2025 | 10:27 WIB
Bagikan
Kemenpora Gelar Pelatihan Kepemudaan Prakarsa Muda Selama Lima Hari di Arjasari

Ketua Pelaksana Program Prakarsa Muda, Refki Rizki Alfani, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan anak muda yang ingin belajar dengan cara yang lebih kontekstual dan relevan dengan kondisi sosial saat ini. “Kami ingin menciptakan ruang bagi anak muda untuk belajar bukan hanya teori, tetapi juga bagaimana cara mereka bisa memberikan dampak langsung pada masyarakat. Dengan bekerja langsung di lapangan, peserta dapat belajar dari pengalaman nyata, bukan hanya dari buku atau ceramah,” ungkap Refki, Jumat (26/12/2025).

Refki menambahkan bahwa tujuan utama dari Prakarsa Muda bukan hanya untuk membangkitkan empati terhadap masalah sosial, tetapi juga untuk melatih peserta agar mampu merancang produk sosial yang dapat bertahan lama dan berdampak positif. “Peserta tidak hanya kami ajak untuk mengabdi, mereka juga ditantang untuk menghasilkan produk sosial yang bisa diproduksi dan diimplementasikan di masyarakat. Dalam lima hari, mereka harus berpikir kreatif, merancang solusi, memproduksi, dan langsung menerapkannya,” tambahnya.

Selama pelatihan, peserta menjalani serangkaian sesi yang mencakup berbagai topik, mulai dari pengenalan tentang wirausaha sosial, eksperimen sosial, analisis masalah dan solusi sosial, pengembangan Minimal Viable Product (MVP) sosial, hingga implementasi langsung di lapangan. Dari proses ini, para peserta berhasil mengembangkan 10 produk sosial, baik dalam bentuk prototipe maupun produk yang siap diimplementasikan. Produk-produk tersebut meliputi berbagai macam inovasi sosial, seperti media pembelajaran anak, boardgame edukatif, teknologi pertanian sederhana, branding desa wisata, branding produk UMKM, dan video dokumenter promosi produk lokal. Semua produk ini dikembangkan berdasarkan kebutuhan nyata yang ditemukan melalui observasi lapangan di desa.

Salah satu peserta, Mayra, siswi SMAN 1 Sidoarjo, mengaku tertarik mengikuti Program Prakarsa Muda karena konsep pelatihan yang berbeda dan berbasis pada praktik langsung. "Konsepnya benar-benar unik. Bisa bertemu orang-orang hebat dari berbagai daerah dan langsung diterjunkan ke masyarakat untuk menyelesaikan masalah sosial bersama mereka, itu adalah pengalaman yang luar biasa," ungkap Mayra. Ia menilai bahwa metode pembelajaran berbasis praktik membuat materi yang diajarkan menjadi lebih bermakna. “Kami tidak hanya belajar teori, tetapi terlibat langsung dari awal hingga implementasi produk. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” tambahnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.