Kemendikti Pantau Perguruan Tinggi NTT Pascagempa M7,7
Kemdiktisaintek menyatakan terus memantau kondisi perguruan tinggi dan sivitas akademika di NTT yang terdampak dari bencana gempa bumi, Sabtu (15/8/2026)./visi.news/Kemdiktisaintek.go.id.
-
Universitas Nusa Nipa.
-
Universitas Muhammadiyah Maumere.
-
STIPER Bajawa.
-
Universitas Nusa Cendana (Undana).
Mahasiswa dari wilayah yang tidak terdampak juga ikut menjadi relawan dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Universitas Mataram turut mengirimkan tim tanggap darurat bersama Pemerintah Daerah NTB. Tim tersebut terdiri atas tenaga medis, psikolog klinis, dan personel pendukung, serta membawa obat-obatan dan kebutuhan dasar.
Selain itu, tim medis dari Klinik Mu Ende dan Klinik Universitas Muhammadiyah Kupang telah berada di Mbay untuk memberikan layanan kepada masyarakat terdampak.
Bantuan juga diberikan Tim Institut Teknologi Bandung (ITB) Peduli NTT bersama Rumah Amal Salman. Setelah tiba di Labuan Bajo, tim berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai Barat untuk melanjutkan perjalanan menuju Ruteng dan memberikan bantuan ke wilayah Reok.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!