Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026

Kemendikdasmen dan BPOM Tanamkan Kesadaran Pangan Aman di Sekolah

Desi Rossilawati
Selasa, 30 Juni 2026 | 16:16 WIB
Bagikan
Kemendikdasmen dan BPOM Tanamkan Kesadaran Pangan Aman di Sekolah

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat upaya membangun budaya hidup sehat di lingkungan pendidikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait edukasi pangan aman.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan sekolah memiliki peran strategis dalam membiasakan anak memahami kualitas makanan yang dikonsumsi.

“Kebiasaan sederhana seperti membaca komposisi bahan, memperhatikan tanggal kedaluwarsa, hingga mengenali kandungan gizi merupakan bagian dari pendidikan karakter yang relevan dengan kehidupan sehari-hari,” ujar Mu’ti dalam keterangannya dikutip, Selasa (30/6/2026).

Ia menegaskan bahwa persoalan pangan tidak hanya berkaitan dengan konsumsi, tetapi juga pembentukan karakter dan budaya hidup sehat yang perlu ditanamkan sejak dini di lingkungan sekolah.

“Problem kita, anak-anak sering lebih banyak memilih food for fun tanpa sadar kandungan gizinya. Karena itu, budaya hidup sehat dan sadar pangan menjadi penting,” ujarnya.

Melalui kerja sama tersebut, Kemendikdasmen dan BPOM meluncurkan sejumlah program, di antaranya Program Sadar Pangan Aman (Sapa) Sekolah Berbasis Budaya, Gerakan 1.000 Kader Edukasi Pangan Aman Menggunakan Bahasa Daerah, serta penyusunan tiga pedoman keamanan pangan yang mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mu’ti menyebut kolaborasi ini bertujuan memastikan sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang pembentukan kebiasaan hidup sehat yang dapat dibawa hingga dewasa.

Mudah-mudahan MoU ini menjadi awal untuk membangun budaya hidup sehat bagi Generasi Emas Indonesia 2045,” katanya.

Kepala BPOM Taruna Ikrar menyatakan sinergi lintas sektor diperlukan untuk memperluas edukasi keamanan pangan di sekolah. Saat ini, dari sekitar 260 ribu sekolah di Indonesia, baru sekitar 60 ribu yang dapat dijangkau langsung oleh BPOM.

“Pembudayaan keamanan pangan di sekolah sejak dini menjadi salah satu solusi permasalahan keamanan pangan. Pendidikan mengenai budaya makan sehat dan bergizi wajib diajarkan sejak awal,” kata Taruna.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai pendekatan budaya dapat memperkuat penyampaian pesan keamanan pangan kepada masyarakat.

“Pesan keamanan pangan akan lebih mudah diterima jika disampaikan melalui bahasa daerah, seni pertunjukan atau cerita rakyat. Kebudayaan bukan hanya warisan yang dilestarikan, tetapi juga sarana efektif membangun kesadaran publik,” ujarnya.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.