Kemenag Upayakan Skema Insentif Berkeadilan bagi Guru Honorer di Madrasah
VISI.NEWS | BANDUNG - Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo Muhammad Syafi'i mengatakan pihaknya tengah mengupayakan skema insentif berkeadilan bagi guru-guru honorer yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) RI.
"Kementerian Agama sedang mengupayakan skema insentif yang lebih berkeadilan untuk guru honorer. Kita tidak boleh membiarkan ada ketimpangan kesejahteraan antara guru tetap dan honorer," ujarnya pada website resmi Kemenag, dikutip pada Minggu (8/12/2024).
Ia menambahkan saat ini Kemenag tengah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru dan memperbaiki infrastruktur sekolah. Romo menekankan upaya ini sebagai pemenuhan hak-hak guru.
"Guru adalah ujung tombak pendidikan kita. Mereka memegang peranan penting dalam mencerdaskan bangsa. Namun, fakta di lapangan menunjukkan banyak guru yang belum mendapatkan hak-hak mereka secara layak," ujarnya.
Peningkatan Tunjangan-Pelatihan Profesional
Selain berfokus pada insentif, Romo menyebut upaya peningkatan juga akan dilakukan terhadap kemampuan guru. Misalnya dengan memberikan akses pelatihan profesional.
"Kesejahteraan itu mencakup lebih dari sekadar finansial. Kita bicara soal tunjangan, jaminan sosial, fasilitas, hingga akses kepada pelatihan profesional," tegasnya.
Sebelumnya telah dipaparkan juga oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar bahwa Kemenag telah menganggarkan Rp 897.157.500.000 untuk insentif guru non PNS. Selain itu, Kemenag tengah gencar mengusahakan anggaran untuk bantuan seperti PIP (Program Indonesia Pintar) dan KIP (Kartu Indonesia Pintar).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!