Kemenag Pastikan Masjid Ramah Pemudik Berjalan Optimal hingga Arus Balik Lebaran
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 27 Maret 2025 | 16:30 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa program Masjid Ramah Pemudik akan terus dioptimalkan hingga puncak arus balik Lebaran 2025. Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Abu Rokhmad, dalam rapat koordinasi virtual bersama Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag se-Indonesia pada Rabu (26/3/2025).
Abu Rokhmad menekankan bahwa program ini bukan sekadar wacana, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi pemudik. Oleh karena itu, kebersihan, kenyamanan, serta ketersediaan fasilitas di masjid-masjid yang berpartisipasi harus menjadi prioritas utama.
“Kami ingin memastikan bahwa Masjid Ramah Pemudik bukan sekadar angka di atas kertas, tetapi benar-benar memberi manfaat bagi para pemudik. Oleh karena itu, kebersihan, kenyamanan, dan ketersediaan fasilitas harus menjadi prioritas,” ujarnya.
Untuk mengoptimalkan layanan, Kemenag mendorong sinergi antara Kanwil Kemenag, pengelola masjid, pemerintah daerah, kepolisian, dan para donatur. Hal ini bertujuan agar pemudik yang singgah dapat merasakan kenyamanan maksimal.
Selain sebagai tempat istirahat, Abu Rokhmad berharap masjid juga bisa menciptakan suasana yang ramah bagi musafir, misalnya dengan menyediakan minuman dan takjil sesuai kemampuan masing-masing.
“Pelayanan tidak perlu mewah, yang penting memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pemudik yang singgah,” tambahnya.
Kemenag juga meminta Kanwil di daerah untuk mendata jumlah pemudik yang singgah di masjid selama arus mudik dan balik. Data ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan akan dilaporkan kepada Menteri Agama.
“Kami butuh angka yang jelas. Berapa pemudik yang mampir, bagaimana kondisi di lapangan, dan apa kendala yang dihadapi. Ini penting agar program ini bisa terus ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” jelasnya.
Selain itu, Kemenag mendorong dokumentasi serta publikasi mengenai masjid-masjid yang terlibat dalam program ini, termasuk testimoni dari para pemudik. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!