Kembalikan Seragamku
Artinya, dari lapisan bawah sampai atas, minimal ada semacam survei, questioner, didalam internal polri. Bisa juga melakukan seminar dengan menghadirkan para pakar, pini sepuh mantan anggota kepolisian, hal ini dilakukan untuk memberikan masukan yang bermanfaat bagi kepolisian.
Kasus yang menonjol dan menjadi topik diberbagai media sosial, bahkan media elektronik, tatkala seorang youtuber membandingkan tugas kepolisian dengan tugas satpam. Youtuber itu mengatakan bahwa tugas-tugas pengamanan karena satpam berpakian mirip dengan polisi, bisa saja dilakukan oleh satpam.
Jujur saja, memang dalam hal tertentu, dapat dilakukan, namun itu dilakukan pada tugas-tugas pengamanan tertentu, dan satuan pengamanan tetap dibawah koordinasi Polri. Apa yang menjadi alasan? Karena satpam adalah merupakan kepanjangtanganan dari kepolisian. Mereka dididik, dan, dilatih dibawah koordinasi Polri.
Syarat sahnya keanggotaan satpam adalah salah satunya memiliki kartu anggota yang dikeluarkan oleh salah satu fungsi kepolisian yaitu Satuan Binmas (Pembinaan Masyarakat). Kemudian ada sertifikat yang dikeluarkan lembaga pelatihan atas rekomendasi kepolisian.
Mengapa hal ini dilakukan? Karena setiap kegiatan yang berkaitan dengan satuan pengamanan, wajib diketahui dan dilaporkan kepada kepolisian. Dengan berubahnya pakaian satpam dari putih ke biru, pakaian dinas harian ( PDH), biru-biru, pakaian dinas lapangan ( PDL) menjadi mirip dengan kepolisian, di masyarakat muncul berbagai pendapat.
Pertama. ketika mereka masuk ke pom bensin, mal dan tempat keramaian lainnya, kaget dengan banyaknya anggota kepolisian. Setelah diperhatikan, eh ternyata anggota satpam. Senang dengan banyak satpam, berpakaian seperti polisi, sehingga pelaku kejahatan berpikir dua kakj. "Wah" banyak anggota polisi. Hingga pelaku mengurungkan jahatnya.
Namun perlu diingat, saat ini kejahatan berubah seiring waktu dan situasi. Dahulu dikenal dengan teori N ( Niat) + K (Kesempatan) = Kejahatan. Tetapi saat sudah bergeser N(Niat)+ K (Kesempatan) + K (Keberanian) = Kejahatan. Artinya saat ini, kejahatan tidak melihat siapa itu apakah masyarakat, polisi, TNI, jika lengah maka terjadilah rumus N+ K + K. Maka terjadilah kejahatan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!