Kembali Terbang dari Husein, Bandung-Bali Makin Praktis
“Kalau ke Jakarta mah pulangnya badan sudah bubuk sampai sini. Enggak bisa jalan-jalan. Jadi dengan penerbangan ini bisa pulang langsung,” ujar Santi.
Dengan penerbangan langsung Denpasar-Bandung, ia kini dapat tiba di Bandung dalam kondisi lebih bugar dan memiliki waktu lebih banyak untuk menjalankan aktivitas. Efisiensi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa ia menyambut baik kembalinya penerbangan komersial dari Bandara Husein Sastranegara.
“Kalau uangnya banyak, seminggu sekali juga saya pengen pulang. Happy lah pokoknya,” kata Santi.
Santi berharap penerbangan yang kembali dibuka tersebut tidak berhenti pada rute Bandung-Bali. Menurut dia, masyarakat membutuhkan lebih banyak pilihan tujuan dan jadwal penerbangan agar Bandara Husein Sastranegara kembali menjadi salah satu pintu utama perjalanan udara warga Bandung.
“Harapannya untuk Bandara Husein ini, parkiran kembali seperti dulu lagi, ramai lagi, penerbangannya banyak lagi, ke mana-mana ada, jamnya banyak,” ujarnya.
Menurutnya, semakin banyak rute yang tersedia akan semakin memudahkan masyarakat Bandung bepergian ke berbagai daerah tanpa harus terlebih dahulu menuju Jakarta. Dengan demikian, warga dapat menghemat waktu sekaligus mengurangi biaya perjalanan tambahan yang selama ini harus dikeluarkan untuk menuju bandara di Jakarta.
Pengalaman serupa disampaikan Diajeng, warga Bandung yang tinggal di kawasan Dago. Ia menilai penerbangan langsung dari Bandung ke Bali memberikan perubahan besar terhadap mobilitasnya.
“Dari Bandung, dari Dago. Jadi sangat lebih cepat. Dari waktu sebelumnya kan ke Jakarta dulu. Sekarang sudah ada di Bandung, lebih praktis, lebih cepat,” kata Diajeng.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!