Kekerasan di Negara Perang Hilangkan Rasa Kemanusiaan
Pengasuh Pondok Pesantren Ekonomi Darul Uchwah ini menuturkan, hukum agama-agama Samawi dengan tegas menyetujui sejumlah besar nilai dan prinsip kemanusiaan. Termasuk yang paling penting adalah menjaga jiwa manusia.
Rasulullah saw., dijelaskan kiai Marsudi, pernah menyatakan bahwa jiwa manusia harus dihormati. Bahkan, lanjutnya, Rasul pernah berdiri di hadapan jenazah Yahudi yang sedang melewatinya.
Kemudian, kata Kiai Marsudi, Rasul diberi tahu bahwa jenezahnya yang lewat itu adalah orang Yahudi. Tetapi Rasul berkata: Bukannya ia juga manusia?
Oleh kerenanya, tegas Kiai Marsudi, urusan kemanusiaan tidak perlu bertanya dulu apa agamanya untuk melakukan pertolongan.
Kiai Marsudi berpesan, menjaga keberlangsungan negara dan menjauhkan dari kekerasan adalah keharusan. Manusia, kata dia, sebagai makhluk Tuhan perlu memahami bahwa dirinya bagian dari hukum Tuhan.
“Kerja sama antara MUI dan ICRC bersumber dari kesamaan perhatian yaitu tentang kemanusiaan. Kita berupaya menolong yang kena musibah, baik musibah perang, bencana alam dan lain-lainnya,” pungkasnya. @fen
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!