Kasus Suap Bea Cukai Seret Nama Djaka Budi, Ini Kata Purbaya

Desi Rossilawati
Kamis, 7 Mei 2026 | 13:50 WIB
Bagikan
Kasus Suap Bea Cukai Seret Nama Djaka Budi, Ini Kata Purbaya

Dalam konteks hukum dan birokrasi, kemunculan nama pejabat tinggi negara dalam dakwaan korupsi sering menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan integritas lembaga dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

Kasus ini juga menyoroti praktik pengaturan jalur impor yang diduga melibatkan kebocoran data internal dan intervensi terhadap sistem pengawasan kepabeanan. Jaksa menyebut uang suap diberikan secara bertahap sejak Juli 2025 hingga Januari 2026 kepada sejumlah pejabat penting Bea dan Cukai.

Selain uang tunai dalam bentuk dolar Singapura, terdakwa juga diduga memberikan fasilitas hiburan, jam tangan mewah merek Tag Heuer, hingga kendaraan kepada pejabat terkait.

Situasi tersebut membuat kasus ini tidak hanya dipandang sebagai perkara suap biasa, tetapi juga menyangkut tata kelola pengawasan impor nasional yang berkaitan langsung dengan penerimaan negara dan sistem logistik perdagangan. @desi

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.