Kasus Penganiayaan Driver Ojol di Kembangan Diselidiki, Polisi Tegaskan Proses Transparan
"Benar, Polsek Kembangan telah menerima laporan dugaan penganiayaan atau pengeroyokan terhadap pengemudi ojek daring di wilayah Kembangan, Jakarta Barat," kata Budi saat dikonfirmasi sebelumnya, Senin (9/2).
Sementara itu, munculnya informasi di media sosial yang menyebut pelaku merupakan anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) langsung dibantah oleh pihak terkait. Asisten Intelijen Komandan Paspampres, Kolonel Inf. Mulyo Junaidi, menegaskan bahwa terduga pelaku bukan bagian dari satuannya.
"Tadi sudah saya cek, rupanya yang bersangkutan bukan anggota Paspampres, tapi dia anggota Mabes TNI, Denma," kata Junaidi.
"Sudah kami klarifikasi, (terduga pelaku) Kapten Cpm A, anggota Denma Mabes," ujarnya menambahkan.
Junaidi juga menyebut penanganan terhadap oknum tersebut berada di ranah Mabes TNI. Hingga berita ini diturunkan, pihak Mabes TNI belum memberikan keterangan resmi tambahan terkait perkembangan kasus tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan kekerasan terhadap pekerja transportasi daring yang tengah menjalankan tugas, sekaligus menyoroti pentingnya penanganan hukum yang terbuka dan akuntabel. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!