Kasus HIV Meningkat, Pemprov Jabar Perkuat Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 14 Februari 2025 | 18:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) memperoleh data 79 desa atau kelurahan di Jawa Barat menjadi lokasi tempat mangkal Pekerja Seks Komersial (PSK). Jumlah tersebut setara dengan 1,33 persen dari total 5.877 desa/kelurahan di Jabar, berdasarkan hasil survei dalam Statistik Potensi Desa 2024.
Menanggapi temuan ini, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mengaitkan fenomena tersebut dengan minimnya lapangan pekerjaan bagi perempuan. Ia meminta Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), serta Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Jabar untuk meningkatkan keterampilan perempuan melalui pelatihan kerja dan wirausaha.
"Itu kan terkait lapangan pekerjaan. Nanti kami koordinasikan dengan Disdik untuk pendidikannya, Disnakertrans juga KUK itu pastikan masalah ekonomi, keuangan harusnya diarahkan sejak awal mencari penghasilan dengan cara-cara yang baik," ujar Bey, Jumat (14/2/2025).
Sebagai langkah konkret, Pemprov Jabar juga menginstruksikan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana (DP3AKB) dan Kantor Wilayah Agama untuk membina mantan PSK melalui program Sekolah Perempuan, yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi mereka.
Selain isu prostitusi, Bey juga menyoroti peningkatan kasus HIV di Jabar yang mencapai 9.625 kasus baru pada 2024. Ia meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten/kota untuk meningkatkan edukasi pencegahan serta memperluas akses pemeriksaan dan pengobatan bagi penderita.
"Nanti Dinkes edukasi ke masyarakat pencegahan bagi yang sudah terkena kan ada obatnya, lalu ada pemeriksaan rutin di Puskesmas," tegasnya.
Peningkatan kasus HIV ini disebut berkaitan dengan berbagai faktor, termasuk penggunaan narkoba dan perilaku kelompok rentan tertentu. Pemprov Jabar berharap upaya edukasi, pencegahan, dan pemberdayaan ekonomi dapat menekan angka kasus tersebut di masa mendatang. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!