Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Kasus Gagal Ginjal Kronis di Usia Muda Meningkat, Apa Penyebabnya?

Desi Rossilawati
Minggu, 16 Maret 2025 | 00:10 WIB
Bagikan
Kasus Gagal Ginjal Kronis di Usia Muda Meningkat, Apa Penyebabnya?
VISI.NEWS | BANDUNG - Kasus gagal ginjal kronis di usia muda terus meningkat, dengan lonjakan biaya pengobatan yang ditanggung BPJS Kesehatan dari Rp 6,5 triliun pada 2019 menjadi Rp 11 triliun pada 2024. Dahulu, penyakit ini lebih sering menyerang lansia, tetapi kini banyak anak muda yang mengalami gangguan ginjal. Menurut Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI), Dokter Pringgodigdo Nugroho, pola hidup tidak sehat menjadi faktor utama meningkatnya kasus gagal ginjal pada generasi muda. Dalam Konferensi Pers World Kidney Day 2025 di Jakarta, Rabu (12/3/2025), ia menjelaskan beberapa kebiasaan buruk yang memperbesar risiko gagal ginjal:

1. Konsumsi Garam Berlebihan

Garam yang dikonsumsi secara berlebihan menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan, meningkatkan tekanan darah, dan berujung pada hipertensi, yang merupakan penyebab utama gagal ginjal. Batas konsumsi garam yang disarankan hanya 2 gram per hari atau sekitar 5 gram garam dapur.

2. Kurang Minum Air

Asupan cairan yang tidak mencukupi dapat memicu infeksi ginjal dan batu ginjal. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi gagal ginjal kronis.

3. Kurang Tidur dan Malas Bergerak

Kebiasaan begadang dan kurang olahraga mengganggu metabolisme tubuh, meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan diabetes, yang pada akhirnya dapat merusak ginjal.

4. Penyakit Autoimun

Gangguan sistem kekebalan tubuh dapat membuat ginjal diserang oleh sistem imun sendiri, menyebabkan peradangan dan kerusakan nefron (unit penyaring ginjal). Jika tidak dideteksi sejak dini, penyakit ini bisa berkembang hingga ginjal hanya berfungsi 10 persen. Dokter Pringgodigdo menegaskan bahwa deteksi dini sangat penting agar gagal ginjal kronis dapat dicegah sebelum mencapai kondisi yang lebih parah. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.