Kapolres Malang Tekankan Netralitas Dalam Pilkada Serentak 2024
Untuk mendukung keamanan selama proses pemilu, Polres Malang mengerahkan total 8.896 petugas gabungan, termasuk personel dari TNI, Brimob, dan petugas ketertiban TPS.
Putu Kholis memaparkan bahwa terdapat tujuh TPS yang dinilai memiliki tingkat kerawanan yang tidak biasa karena faktor geografis, cuaca, serta aksesibilitas yang terbatas.
Beberapa TPS tersebut tersebar di wilayah Kecamatan Ampelgading, Gedangan, Singosari, Bantur, dan Pagak.
"Kami mengantisipasi kondisi cuaca, ada prediksi dari BMKG di beberapa tempat termasuk di Kabupaten Malang kondisi cuacanya cukup menantang di tanggal 27 November 2024," ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Polres Malang bekerjasama dengan Kodim 0818 Malang-Batu dan Batalyon Arhanud 2 - Alap-alap. Dukungan tambahan juga diberikan oleh Brimob Batalyon B Pelopor.
Semua pihak diinstruksikan untuk memastikan kelancaran dan keamanan proses Pilkada, termasuk logistik pemilu dan distribusi surat suara.
Apel ditutup dengan pengecekan perlengkapan serta pengarahan teknis pengamanan, yang meliputi rencana distribusi personel di TPS, titik-titik rawan, hingga simulasi penanganan gangguan keamanan.
Dengan kesiapan yang matang dan koordinasi yang solid antarinstansi, diharapkan proses pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Malang dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!