Kapolda Jatim Menegaskan Kasus Pelecehan Seks di Jombang Semua Warga Negara Harus Patuh Hukum

ED
Selasa, 8 Maret 2022 | 04:56 WIB
Bagikan
Kapolda Jatim Menegaskan Kasus Pelecehan Seks di Jombang Semua Warga Negara Harus Patuh Hukum

VISI.NEWS | SURABAYA - Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta, menegaskan jika kasus pelecehan seksual yang dilakukan anak pemilik pesantren di Jombang akan terus berlanjut akan tetap berlanjut setelah tiga bulan berjalan dan juga semua warga negara harus patuh terhadap hukum.

Hal tersebut diungkapkan Nico saat Bakti Sosial bersama Alumni Akabri 92 di Tugu Pahlawan, Senin (7/3/2022) siang.

Saat ini, Polda Jatim akan kembali mengirim surat panggilan ke Tersangka MSAT, tersangka pencabulan santriwati di Jombang.

“Sudah dua kali pemanggilan tersangka mangkir. Untuk pemanggilan berikutnya yang bersangkutan harus datang, harus kooperatif. Jika tidak datang kami akan jemput paksa,” tegas Nico.

Sebelumnya menurut Nico, yang bsrsangkutan tidak datang karena dalam keadaan sakit, orang tuanya tersangka juga sakit.

“Yang bersangkutan pasti paham hukum, berani berbuat dan harus berani bertanggung jawab. Permasalahan lambannya proses hukun bukan di kami namun di tersangka sendiri yang juga sudah enam kali gonta-ganti pengacara,” tambah Irjen Nico, Senin (7/3/2022).

Dikabarkan sebelumnya, Polisi Polda Jatim akan segera memenuhi janjinya dan akan menjemput paksa MSAT, tersangka pencabulan santriwati di Jombang. Itu setelah dua kali pemanggilan penyidik dan selalu mangkir dan berkas kasusnya sudah P21.

Hal ini disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto, saat di temui awak media, pada Jum’at (14/1/2022) di Polda Jatim.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.