Kadiskop UKM Berharap Melalui Pelatihan Inkubasi, Dapat Mengurangi Pengangguran dan Hasilkan Ribuan Pengusaha

ED
Rabu, 23 Agustus 2023 | 16:51 WIB
Bagikan
Kadiskop UKM Berharap Melalui Pelatihan Inkubasi, Dapat Mengurangi Pengangguran dan Hasilkan Ribuan Pengusaha

VISI.NEWS | SOREANG - Kegiatan Inkubasi Koperasi Berdaya Saing (Sikopi Bedas) yang diselenggarakan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bandung, digelar di Hotel Grand Sunshine, Soreang pada Rabu (23/08/3023).

Hadir pada kesempatan itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna, para Ketua Koperasi, Perwakilan Kementerian Keuangan RI dan unsur lainnya.

Bupati Dadang Supriatna dalam sambutannya menyebut akan terus konsen pada pengembangan koperasi sektor riil. Menurutnya, koperasi sektor riil memiliki banyak potensi mulai dari pertanian, peternakan perikanan, perdagangan, jasa dan pariwisata.

Ia juga menyampaikan interaksinya dengan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki yang juga merupakan tokoh asal Jawa Barat beberapa waktu lalu bahwa dukungan akan diberikan kepada koperasi yang produktif, bukan sekadar koperasi simpan pinjam. Dia juga menjelaskan bahwa saat ini Kabupaten Bandung telah memiliki dua koperasi yang telah mendapatkan dukungan dari Kementerian Koperasi dan UKM, yaitu Koperasi Al-Ittifaq dan KPBS Pangalengan.

Dirinya berharap, melalu kegiatan inkubasi tersebut koperasi di Kabupaten Bandung dapat meningkatkan literasi perkoperasian serta menstimulus generasi muda tertarik untuk berkoperasi.

"Saya berharap, 14 koperasi yang mengikuti inkubasi ini harus menjadi salah satu agen pembangunan ekonomi daerah serta membuka lapangan pekerjaan untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Bandung," ujarnya.

Dirinya turut mendukung program pengembangan yang dilakukan Diskop UKM untuk mendorong semangat usia produktif agar mempunyai penghasilan yang tetap.

" Mudah-mudahan yang masih menganggur dapat ilmunya juga dari koperasi dan dapat dengan tepat memahami cara kerjanya," katanya.

Ada tiga prinsip, kata Bupati, yang harus dipegang agar mencapai kesuksesan dalam berusaha " Pertama dengan keberanian dan ilmu, kedua adalah kejujuran, berapa modal milyar sampai triliyun pun kalo tidak ada kejujuran sangat tidak mungkin jadi sukses, dan ketiga adalah rasa tanggung jawab, dalam penyelesaian permasalahan," bebernya.

Tak lupa, Kang DS sapaan akrab Dadang Supriatna juga mengungkapkan rasa optimisme terhadap program inkubasi ini, terutama dalam hal menambah semangat dan produksi koperasi. Dia menjelaskan keunggulan koperasi dalam berbagi keuntungan kepada anggota serta keyakinannya bahwa pelatihan ini akan semakin memperkukuh semangat dan produktivitas koperasi.

Sementara itu, Kadiskop UKM Dindin Syahidin mengatakan bahwa setidaknya ada 14 Koperasi yang mengikuti pelatihan kegiatan inkubasi berdaya saing selama 2 bulan kedepan.

"Ini salah satu misi pemerintah kabupaten bandung yang tertuang di RPJMD, meningkatkan daya saing daerah, dimana berkewajiban untuk mendorong setiap sektor yang berdaya saing, salah satunya lewat Diskop UKM dan selama 2 bulan kedepan ini diadakan pelatihan dan pengawasan kepada 14 koperasi yang terpilih," kata Didin kepada VISI.NEWS dilokasi.

Lebih lanjut, Dindin mengatakan bahwa pelatihan ini bukan seperti pelatihan biasa yang hanya memakan waktu beberapa hari saja, diantaranya ada pertemuan kelas selama tujuh kali, kemudian sisa waktunya dari tim inkubator belanda akan turut mendampingi dan menggali potensi koperasi.

" Ada professor dari KUM belanda yang langsung mendampingi, untuk menggali potensi koperasi seperti apa, kedua permasalahannya itu apa saja, ketiga dicarikan solusi yang baik itu bagaimana," ujarnya.

"Kami memiliki keyakinan bahwa melalui pelatihan inkubasi ini, kita akan berhasil mengurangi pengangguran dan menghasilkan ribuan wirausahawan baru," imbuh Dindin.

Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam era sekarang ini, di mana koperasi-koperasi tidak hanya bersaing, tetapi juga berkolaborasi untuk mencapai pertumbuhan yang lebih berarti.

"Program pelatihan ini diharapkan akan semakin memperkukuh ekonomi lokal Kabupaten Bandung dan membawa dampak yang positif untuk masyarakat serta pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif," pungkasnya. @gvr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.