Kabut Asap Karhutla Kalimantan Memburuk, 591 Sekolah di Sarawak Malaysia Ditutup
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) wilayah Kalimantan Selatan./visi.news/reuters.
Kondisi udara di sejumlah wilayah Sarawak kembali memburuk pada pekan ini. Pada Kamis (20/8/2026), API di Serian tercatat 193. Sementara itu, Kuching mencapai 190 dan Samarahan 173 berdasarkan laporan media Malaysia, The Star.
Kondisi tersebut semakin memburuk pada Jumat (21/8/2026). Pada pukul 11.00 waktu setempat, API di Serian melonjak menjadi 239.
Dewan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Sarawak (NREB) kemudian mengategorikan kualitas udara di wilayah tersebut sebagai sangat tidak sehat.
Pejabat lingkungan Sarawak memperingatkan kondisi berkabut berpotensi terus berlangsung hingga akhir pekan apabila aktivitas pembakaran biomassa masih terjadi.
Kabut asap telah menyelimuti sejumlah wilayah Sarawak, termasuk Kuching. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko kesehatan, terutama bagi anak-anak yang terpapar udara dengan tingkat polusi tinggi.
Dengan menutup 591 sekolah, otoritas Sarawak memilih menerapkan pembelajaran dari rumah sebagai langkah untuk mengurangi paparan siswa terhadap kualitas udara yang memburuk.
Pemerintah setempat masih memantau perkembangan indeks polusi udara sebelum menentukan apakah sekolah dapat kembali dibuka setelah masa penutupan selama dua hari berakhir.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!