Jokowi Lepas Ekspor Perdana 16 Ribu Pasang Sepatu Hoka ke Amerika Serikat
VISI.NEWS | BATANG -Presiden Joko Widodo secara resmi melepas ekspor perdana 16 ribu pasang sepatu merek Hoka ke Amerika Serikat. Acara pelepasan tersebut berlangsung di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah. Sepatu-sepatu tersebut diproduksi oleh PT Yih Quan Footwear Indonesia, sebuah perusahaan alas kaki terkemuka asal Taiwan yang baru saja memulai investasi pertamanya di Indonesia.
"Hari ini kita akan melepas ekspor perdana 16 ribu pasang sepatu merk Hoka ke Amerika yang diproduksi oleh perusahaan Yih Quan Footwear Indonesia, salah satu produsen alas kaki terkemuka asal Taiwan," ujar Jokowi dalam sambutannya.
Presiden Jokowi menekankan bahwa operasional pabrik Yih Quan Footwear Indonesia di KIT Batang merupakan langkah penting bagi Lai Yih Group setelah 20 tahun berinvestasi di Vietnam. Investasi Lai Yih Group di KIT Batang saat ini mencapai Rp1,7 triliun dan menjadi investasi padat karya pertama di kawasan tersebut.
"Investasi Lai Yih Group di KIT Batang ini senilai Rp1,7 triliun merupakan investasi padat karya pertama di KIT Batang yang nantinya akan menyerap kurang lebih 13 ribu pekerja/karyawan, termasuk tenaga konstruksi," jelasnya.
Sebelumnya, pada hari yang sama, Presiden Jokowi juga meresmikan operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Dalam peresmian tersebut, Jokowi mengungkapkan bahwa kawasan industri ini akan dibangun dengan luas 4.300 hektare dan dapat membuka lapangan pekerjaan untuk 250.000 pekerja.
"Sekarang total dalam perencanaan adalah 4.300 hektare yang nantinya akan menampung industri, menampung pabrik-pabrik, yang akan membuka lapangan kerja kurang lebih 250.000 pekerja/karyawan yang bisa bekerja di Kawasan Industri Terpadu Batang ini. Goalnya ke situ," jelas Jokowi saat peresmian sebagaimana disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden.
Jokowi menegaskan pentingnya membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya bagi rakyat Indonesia. Hingga saat ini, total investasi yang masuk ke KITB mencapai Rp14 triliun dari 18 perusahaan, dengan tahap awal sudah menampung 19.000 pekerja.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!