"Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026

Jerman Tolak Klaim Polandia atas Reparasi Perang Dunia II

ED
Rabu, 4 Januari 2023 | 14:05 WIB
Bagikan
Jerman Tolak Klaim Polandia atas Reparasi Perang Dunia II

VISI.NEWS | JERMAN - Jerman menolak dorongan pemerintah Polandia untuk reparasi Perang Dunia II. Jerman mengatakan bahwa Berlin telah menutup masalah tersebut untuk diskusi lebih lanjut.

Polandia memperkirakan kerugian Perang Dunia II yang disebabkan oleh Jerman mencapai 6,2 triliun zlotys ($ 1,40 triliun) dan telah menuntut ganti rugi, tetapi Berlin berulang-ulang mengatakan semua klaim keuangan terkait perang telah diselesaikan.

"Menurut pemerintah Jerman, masalah reparasi dan kompensasi atas kerugian perang tetap ditutup, dan pemerintah Jerman tidak bermaksud untuk melakukan negosiasi mengenai masalah ini," kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan.

"Pemerintah Republik Polandia akan melanjutkan upayanya untuk melunasi utang akibat agresi dan pendudukan Jerman pada tahun 1939-1945."

Sekitar enam juta orang Polandia, termasuk tiga juta orang Yahudi Polandia, terbunuh selama perang, dan Warsawa diratakan dengan tanah setelah pemberontakan tahun 1944 yang menewaskan sekitar 200.000 warga sipil.

Pada tahun 1953, penguasa komunis Polandia saat itu melepaskan semua klaim atas pampasan perang di bawah tekanan dari Uni Soviet yang ingin membebaskan Jerman Timur, juga satelit Soviet, dari tanggung jawab apa pun.

Partai Hukum dan Keadilan (PiS) nasionalis yang berkuasa di Polandia mengatakan bahwa perjanjian itu tidak sah karena Polandia tidak dapat merundingkan kompensasi yang adil.

Ini telah menghidupkan kembali seruan untuk kompensasi sejak mengambil alih kekuasaan pada tahun 2015 dan telah menjadikan promosi korban masa perang Polandia sebagai bagian utama dari daya tariknya terhadap nasionalisme.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.