Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026

Jerman Tolak Klaim Polandia atas Reparasi Perang Dunia II

ED
Rabu, 4 Januari 2023 | 14:05 WIB
Bagikan
Jerman Tolak Klaim Polandia atas Reparasi Perang Dunia II

VISI.NEWS | JERMAN - Jerman menolak dorongan pemerintah Polandia untuk reparasi Perang Dunia II. Jerman mengatakan bahwa Berlin telah menutup masalah tersebut untuk diskusi lebih lanjut.

Polandia memperkirakan kerugian Perang Dunia II yang disebabkan oleh Jerman mencapai 6,2 triliun zlotys ($ 1,40 triliun) dan telah menuntut ganti rugi, tetapi Berlin berulang-ulang mengatakan semua klaim keuangan terkait perang telah diselesaikan.

"Menurut pemerintah Jerman, masalah reparasi dan kompensasi atas kerugian perang tetap ditutup, dan pemerintah Jerman tidak bermaksud untuk melakukan negosiasi mengenai masalah ini," kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan.

"Pemerintah Republik Polandia akan melanjutkan upayanya untuk melunasi utang akibat agresi dan pendudukan Jerman pada tahun 1939-1945."

Sekitar enam juta orang Polandia, termasuk tiga juta orang Yahudi Polandia, terbunuh selama perang, dan Warsawa diratakan dengan tanah setelah pemberontakan tahun 1944 yang menewaskan sekitar 200.000 warga sipil.

Pada tahun 1953, penguasa komunis Polandia saat itu melepaskan semua klaim atas pampasan perang di bawah tekanan dari Uni Soviet yang ingin membebaskan Jerman Timur, juga satelit Soviet, dari tanggung jawab apa pun.

Partai Hukum dan Keadilan (PiS) nasionalis yang berkuasa di Polandia mengatakan bahwa perjanjian itu tidak sah karena Polandia tidak dapat merundingkan kompensasi yang adil.

Ini telah menghidupkan kembali seruan untuk kompensasi sejak mengambil alih kekuasaan pada tahun 2015 dan telah menjadikan promosi korban masa perang Polandia sebagai bagian utama dari daya tariknya terhadap nasionalisme.

Sikap agresif terhadap Jerman, sering digunakan oleh PiS untuk memobilisasi konstituennya, telah membuat hubungan tegang dengan Berlin.

Tidak ada konfirmasi langsung dari pertukaran diplomatik oleh Jerman. @fen/reuters/dailysabah.com

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.