Jemaah Haji Asal Bali Wafat Usai Selesaikan Armuzna

Desi Rossilawati
Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:28 WIB
Bagikan
Jemaah Haji Asal Bali Wafat Usai Selesaikan Armuzna

Ilustrasi./visi.news/iStock.

VISI.NEWS | MAKKAH - Seorang jemaah haji asal Kabupaten Gianyar, Bali, Maljunah Sadirmo, meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi, setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna.

Jemaah yang tergabung dalam Kloter SUB 70 tersebut mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit King Faisal pada Jumat (29/5/2026) pukul 11.00 waktu Arab Saudi.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bali, Mahmudi, membenarkan kabar duka tersebut dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Kami atas nama Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bali turut berbela sungkawa atas meninggalnya almarhum," kata Mahmudi dalam keterangannya dikutip, Sabtu (30/5/2026).

Menurut informasi yang diterima petugas kloter, Maljunah sempat pingsan sesaat setelah kembali dari Mina dan tiba di Hotel Oriens. Setelah menjalani rangkaian Armuzna yang menguras tenaga, almarhum masuk ke kamar hotel sekitar pukul 10.30 waktu setempat sebelum akhirnya mengalami kondisi darurat kesehatan. Petugas kemudian segera membawa yang bersangkutan ke Rumah Sakit King Faisal. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Dari sisi konteks penyelenggaraan ibadah haji, fase Armuzna dikenal sebagai salah satu tahapan yang paling berat secara fisik. Jemaah harus menjalani serangkaian aktivitas ibadah dalam waktu relatif singkat dengan mobilitas tinggi dan kondisi cuaca yang menantang. Karena itu, pemulihan kondisi tubuh setelah Armuzna menjadi perhatian utama petugas kesehatan maupun pembimbing ibadah.

Ketua Kloter SUB 70, Arief Kurniawan, menilai wafatnya Maljunah terjadi setelah menyelesaikan fase penting dalam pelaksanaan ibadah haji.

"Insya Allah husnul khotimah karena baru selesai puncak haji dan meninggal dunia pada hari Jumat," ujar Arief.

Sementara itu, Pembimbing Ibadah Kloter SUB 70, Hj. Mawaddah, memastikan bahwa ibadah haji almarhum tetap dinilai selesai karena sebelumnya telah dibimbing melaksanakan niat ihram dengan ihram isytiroth.

"Insya Allah sebelum berangkat ke Armuzna, almarhum sudah kami bimbing berniat ihram dengan ihram isytiroth. Walau prosesi hajinya baru ihram, wukuf dan sampai proses Muzdalifah, insya Allah sudah dianggap tuntas karena sudah melafalkan isytiroth," kata Mawaddah.

Setelah meninggal dunia, jenazah Maljunah dishalatkan di Masjidil Haram sebelum dimakamkan di Ma'baroh Saraya, Mekkah. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi jemaah lain untuk menjaga kondisi kesehatan dan tidak memaksakan aktivitas setelah menjalani puncak ibadah haji.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.