Jelang Lebaran, Ijeck Wanti-Wanti Maskapai Soal Harga Tiket Pesawat
“Kami dari Komisi V DPR RI memperhatikan lonjakan harga tiket transportasi udara,” katanya.
Ijeck juga membandingkan harga tiket penerbangan di Malaysia yang dinilainya lebih terjangkau dibandingkan Indonesia. Jika kondisi ini terus dibiarkan, ia memperingatkan dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga berpotensi menggerus pemasukan maskapai dan negara karena penumpang beralih ke moda transportasi lain yang lebih murah.
Selain tarif mahal, Ijeck turut menyoroti maraknya penundaan penerbangan (delay) di berbagai bandara. Ia menduga ada maskapai yang sengaja melakukan delay demi kepentingan tertentu.
Menurutnya, praktik tersebut sangat merugikan penumpang yang memilih pesawat untuk efisiensi waktu, terutama bagi mereka yang memiliki kepentingan mendesak.
“Delay berjam-jam tanpa kejelasan jelas merugikan masyarakat,” ujarnya.
Atas berbagai keluhan itu, Ijeck mendesak Kementerian Perhubungan untuk memberikan teguran keras kepada maskapai yang terbukti melakukan pelanggaran, baik terkait lonjakan harga maupun penundaan penerbangan.
“Jangan sampai masyarakat terus jadi korban setiap musim mudik tiba,” pungkasnya. @givary
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!