Jejak yang Tak Boleh Hilang di Citatah 125

ED
Senin, 24 November 2025 | 11:51 WIB
Bagikan
Jejak yang Tak Boleh Hilang di Citatah 125

Dalam sebuah diskusi di festival itu, Hasan Kholilurrachman dari National Geographic Indonesia mengingatkan bahwa Citatah 125 kini berada di era antroposen, era ketika manusia mengubah bumi dengan tangannya sendiri. “Karst Citatah menjaga cadangan air dan keseimbangan ekosistem. Tapi bukit-bukit di sekitarnya perlahan hilang. Merawat Citatah 125 adalah cara kita membangun kesadaran bahwa bumi tak perlu lagi dikorbankan,” katanya.

Hasan dan Mamay berbagi mimpi yang sama: sebuah ekosistem panjat yang aman, inklusif, dan berkelanjutan—serta citatah yang tetap lestari untuk anak cucu. Sebuah mimpi sederhana, lahir dari langkah-langkah kecil, tapi ditopang oleh cinta yang besar.

Selama dua hari, Indonesia Climbing Festival 2025 mengusung tema “Climb, Connect, Celebrate”, menghadirkan workshop, kompetisi, dan perayaan kebersamaan yang menyatukan generasi panjat dari berbagai daerah. Ketua FPTI Jawa Barat, Djati Pranoto, menyebut festival ini sebagai pesta besar keluarga panjat Indonesia. “Ini ruang untuk menunjukkan kemampuan, menjalin silaturahmi, dan membangun jaringan panjat yang solid,” ujarnya. “Tempat untuk merayakan setiap pencapaian, sekaligus menjaga rumah sejarah kita bersama.”

@uli

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.