BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026

Jay Idzes Hadapi Ketidakpastian Pelatih Musim Depan

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 14:53 WIB
Bagikan
Jay Idzes Hadapi Ketidakpastian Pelatih Musim Depan

Jay Idzes Hadapi Ketidakpastian Pelatih Musim Depan./visi.news/

VISI.NEWS | BANDUNG - Bek Timnas Indonesia Jay Idzes berada dalam situasi yang menarik sekaligus penuh tanda tanya menjelang musim 2026 hingga 2027. Di tengah performa stabil klubnya, US Sassuolo Calcio, muncul kemungkinan perubahan besar di kursi pelatih yang dapat memengaruhi perjalanan kariernya di Italia.

Sejak kedatangan Fabio Grosso pada pertengahan 2024, Sassuolo menunjukkan perkembangan signifikan. Puncaknya terjadi saat mereka berhasil menjuarai Serie B musim 2025 hingga 2026 dan memastikan tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Italia. Keberhasilan itu menjadi fondasi penting bagi para pemain, termasuk Idzes, untuk berkembang di level yang lebih kompetitif.

Memasuki musim berikutnya di Serie A, Sassuolo tidak sekadar menjadi tim pelengkap. Hingga pekan ke 34, mereka mampu bertahan di posisi ke 10 dengan raihan 46 poin. Capaian ini menempatkan mereka dalam posisi yang relatif aman sekaligus lebih unggul dibanding sesama tim promosi seperti Cremonese dan Pisa yang masih berjibaku menghindari degradasi.

Di balik stabilitas tersebut, sosok Grosso dinilai memiliki peran penting dalam menjaga konsistensi permainan tim. Namun situasi mulai berubah ketika sejumlah klub lain seperti Fiorentina dan Bologna dikabarkan tertarik menggunakan jasanya. Ketertarikan ini membuka peluang bagi Grosso untuk melangkah ke tantangan baru.

Bagi Jay Idzes, kondisi ini menghadirkan sisi lain dari perjalanan kariernya. Ia berpotensi harus beradaptasi dengan filosofi dan pendekatan pelatih baru jika perubahan benar terjadi. Situasi ini tidak hanya soal strategi di lapangan, tetapi juga tentang bagaimana seorang pemain menjaga performa dan kepercayaan diri di tengah dinamika klub yang terus bergerak.

Sassuolo sendiri tidak tinggal diam. Mereka mulai menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas tim, termasuk mempertimbangkan kandidat pelatih pengganti. Keputusan yang diambil nantinya akan menjadi faktor penting bagi masa depan klub sekaligus perkembangan para pemainnya.

@abiel

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.