Janji Tak Gusur Warga, 3 Cawagub Jakarta Senada Atasi Konflik Agraria
"Kita akan cek legalitas kepemilikannya, konsolidasi dan negosiasi dengan warga, kami yakin dengan tadi dengan dialog masalah bisa diselesaikan dengan baik," ucapnya.
Lalu Cawagub Jakarta nomor urut 3, Rano Karno mengatakan negara harus hadir menjadi mediator mengatasi masalah agraria. Prinsipnya, lanjut dia, menghilangkan kekumuhan, bukan kampungnya.
"Penataan kampung secara partisipasi bersama warga, kita harus libatkan warga, kemudian tidak boleh menjauhkan dengan mata pencariannya, seperti ada lahan di pertanian di Kampung Bayam, di Kampung Akuarium dekat dengan laut, jadi artinya kita tingkatkan keamanan di kampung kita rencanakan memasang CCTV di setiap RT RW di seluruh Jakarta dan internet gratis," kata Rano.
Dia meyakini dengan hilangnya kekumuhan di kampung akan berdampak pada ekonomi warga. Dia juga akan bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk program Pancatara.
Kembali ke Suswono, dia sepakat dengan penyelesaian konflik lahan tanpa menggusur warga. Dia berjanji pasangan RIDO tak akan melakukan penggusuran.
"Sejalan dengan apa yang saya sampaikan, pada dasarnya dialog suatu keniscayaan yang dibangun sejak awal, maka aspek keadilan yang kami dahulukan dan pastikan tak ada lagi penggusuran warga, yang ada memindahkan dulu ke hunian yang layak kemudian ruang kumuh akan dijadikan ruang terbuka hijau. Dengan hunian baru yang terjangkau kami akan membangun hunian terjangkau sebanyak 1 juta unit itu yang kami tekatkan untuk warga Jakarta ke depan," katanya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!