Jangan Pernah Berhenti Belajar, Berikut Alasannya

Desi Rossilawati
Minggu, 1 Juni 2025 | 06:30 WIB
Bagikan
Jangan Pernah Berhenti Belajar, Berikut Alasannya

VISI.NEWS | BANDUNG - Di tengah laju dunia yang tak pernah berhenti berputar, ada satu hal yang menjadi kompas abadi bagi siapa pun yang ingin terus relevan: belajar. Seperti air yang mengalir menemukan celah-celah baru, pembelajaran adalah kunci untuk membuka pintu menuju peluang yang tak terbayangkan.

Tidak ada batas usia, latar belakang, atau waktu yang bisa menghentikan seseorang dari menyerap ilmu baru. Dalam setiap langkah kecil menuju pengetahuan, tersimpan kekuatan untuk mengubah cara pandang, memperluas horizon, dan bahkan membentuk masa depan yang lebih cerah.

Bayangkan hidup sebagai sebuah buku dengan halaman-halaman yang terus bertambah. Setiap pelajaran baru adalah kalimat yang memperkaya cerita, setiap keterampilan yang dikuasai adalah bab yang memperkuat alur. Berhenti belajar sama dengan menutup buku itu sebelum waktunya, meninggalkan kisah yang belum selesai.

Ada alasan kuat mengapa pembelajaran sepanjang hayat menjadi pegangan para pemikir besar: ilmu tidak hanya memberi keunggulan, tetapi juga menjaga jiwa tetap hidup, penuh rasa ingin tahu, dan siap menghadapi persoalan apa pun yang menghampiri kita.

Dalam Islam sendiri, setiap orang dituntut untuk terus menimba ilmu. Sebagaimana mengutip Taqriratus Sadidah fil Masa`ilil Mufidah karya Hasan bin Ahmad bin Muhammad bin Salim al-Kaff, disebutkan bahwa pada dasarnya Allah menciptakan makhluk-Nya agar mereka bisa mengenal dan beribadah kepada-Nya, kunci dari ma'rifah serta ibadah adalah dengan ilmu, dan ilmu tidak akan bisa didapatkan kecuali dengan belajar.

فَاعْلَمْ أَنَّ اللهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِنَّمَا خَلَقَ الْخَلْقَ لِيَعْرِفُوهُ وَيَعْبُدُوهُ، وَمِفْتَاحُ الْمَعْرِفَةِ وَالْعِبَادَةِ هُوَ الْعِلْمُ، وَلَا يَكُونُ الْعِلْمُ إِلَّا بِالتَّعَلُّمِ

Artinya, “Ketahuilah, sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta’ala menciptakan manusia itu agar mereka bisa mengenal-Nya dan beribadah kepada-Nya, dan kunci untuk bisa ma’rifah serta ibadah adalah dengan ilmu, maka ilmu tidak bisa ditemukan/didapatkan kecuali dengan belajar,” (Taqriratus Sadidah, halaman 5).

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.