Jangan Cuma Beli Rumah! Ini Dana Perawatan yang Wajib Disiapkan Setiap Bulan
Dana tersebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan rutin, antara lain:
- Servis dan pembersihan AC.
- Pengurasan tangki air atau toren.
- Pengecatan ulang dinding rumah.
- Pembersihan talang air, terutama menjelang musim hujan.
- Pengendalian rayap (termite control) untuk melindungi kusen, pintu, dan rangka atap berbahan kayu.
- Perbaikan ringan pada instalasi rumah.
Dengan melakukan perawatan secara berkala, biaya perbaikan besar di masa depan dapat ditekan sekaligus memperpanjang usia bangunan.
Pisahkan Dana Darurat Rumah
Selain anggaran perawatan rutin, Annisa juga menyarankan agar setiap pemilik rumah memiliki dana darurat khusus untuk kebutuhan properti.
Dana ini sebaiknya tidak dicampur dengan dana darurat pribadi maupun biaya operasional rumah tangga.
"Idealnya, siapkan dana sekitar Rp5 juta hingga Rp10 juta yang disimpan secara khusus dan tidak digunakan untuk kebutuhan lain. Dana ini baru digunakan ketika terjadi kondisi darurat atau kerusakan besar yang sifatnya tidak terduga, seperti atap ambruk, pohon tumbang yang merusak rumah, atau korsleting listrik yang memerlukan perbaikan segera," jelasnya.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang keliru karena seluruh pengeluaran rumah dimasukkan ke dalam satu rekening sehingga sulit membedakan kebutuhan rutin dan kebutuhan mendesak.
Padahal, fungsi kedua anggaran tersebut sangat berbeda.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!