President University Juara, Student Design Sprint 2026 Cetak Arsitek Masa Depan 2 Aug 2026 Indonesia On Fire, Herdman Soroti Finis Mematikan 2 Aug 2026 IKEA Kampanyekan "Luangkan Ruang" untuk Hunian Lebih Nyaman 2 Aug 2026 Jangan Cuma Beli Rumah! Ini Dana Perawatan yang Wajib Disiapkan Setiap Bulan 2 Aug 2026 Menaker: Penyandang Disabilitas Berhak Bekerja, Bukan Sekadar Dikasi Belas Kasihan 2 Aug 2026 CUKTECH 6 Ultra Charger Meluncur di Indonesia, Charger 100W GaN dengan Layar AI 2 Aug 2026 BMKG: Bandung Cerah Sepanjang Minggu, Suhu Sejuk 19–30 Derajat 2 Aug 2026 Homecare Jember Ubah Pola Layanan Kesehatan, Tenaga Medis Kini Datangi Rumah Warga 1 Aug 2026 Lepas Sambut Danbrigif 9 Kostrad, Gus Fawait Ajak Perkuat Sinergi Bangun Jember 1 Aug 2026 Volume Sampah Kota Sukabumi Terus Meningkat, Akhir Pekan Bisa Capai 194 Ton 1 Aug 2026 President University Juara, Student Design Sprint 2026 Cetak Arsitek Masa Depan 2 Aug 2026 Indonesia On Fire, Herdman Soroti Finis Mematikan 2 Aug 2026 IKEA Kampanyekan "Luangkan Ruang" untuk Hunian Lebih Nyaman 2 Aug 2026 Jangan Cuma Beli Rumah! Ini Dana Perawatan yang Wajib Disiapkan Setiap Bulan 2 Aug 2026 Menaker: Penyandang Disabilitas Berhak Bekerja, Bukan Sekadar Dikasi Belas Kasihan 2 Aug 2026 CUKTECH 6 Ultra Charger Meluncur di Indonesia, Charger 100W GaN dengan Layar AI 2 Aug 2026 BMKG: Bandung Cerah Sepanjang Minggu, Suhu Sejuk 19–30 Derajat 2 Aug 2026 Homecare Jember Ubah Pola Layanan Kesehatan, Tenaga Medis Kini Datangi Rumah Warga 1 Aug 2026 Lepas Sambut Danbrigif 9 Kostrad, Gus Fawait Ajak Perkuat Sinergi Bangun Jember 1 Aug 2026 Volume Sampah Kota Sukabumi Terus Meningkat, Akhir Pekan Bisa Capai 194 Ton 1 Aug 2026

Jangan Cuma Beli Rumah! Ini Dana Perawatan yang Wajib Disiapkan Setiap Bulan

ED
PN
Minggu, 2 Agustus 2026 | 08:55 WIB
Bagikan
Jangan Cuma Beli Rumah! Ini Dana Perawatan yang Wajib Disiapkan Setiap Bulan

VISI.NEWS – Memiliki rumah pribadi merupakan impian banyak orang. Namun, setelah berhasil membeli hunian, tantangan berikutnya adalah menjaga kondisi rumah agar tetap nyaman, aman, dan memiliki nilai investasi yang baik. Sayangnya, masih banyak pemilik rumah yang hanya fokus pada cicilan atau biaya pembelian, tetapi melupakan anggaran perawatan dan renovasi.

Padahal, berbagai kebutuhan seperti servis AC, pengecatan ulang, perbaikan atap, hingga pengendalian rayap memerlukan biaya yang tidak sedikit jika tidak dipersiapkan sejak awal.

Certified Financial Planner (CFP®) Annisa Steviani mengingatkan bahwa biaya perawatan rumah seharusnya menjadi bagian dari perencanaan keuangan setiap pemilik hunian.

"Sebagai panduan, dan tentu bisa disesuaikan sesuai kebutuhan, kita bisa menyisihkan sekitar 1 persen hingga 2 persen dari nilai rumah setiap tahun untuk biaya maintenance dan renovasi ringan," ujar Annisa.

Dana Perawatan Ideal 1–2 Persen Nilai Rumah

Menurut Annisa, besaran dana yang perlu dialokasikan bergantung pada nilai properti yang dimiliki.

Sebagai contoh, apabila seseorang memiliki rumah senilai Rp500 juta, maka anggaran perawatan yang ideal berkisar antara Rp5 juta hingga Rp10 juta setiap tahun.

Jika dihitung secara bulanan, pemilik rumah cukup menyisihkan sekitar Rp416 ribu hingga Rp833 ribu agar biaya perawatan tidak terasa memberatkan ketika dibutuhkan.

Dana tersebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan rutin, antara lain:

  • Servis dan pembersihan AC.
  • Pengurasan tangki air atau toren.
  • Pengecatan ulang dinding rumah.
  • Pembersihan talang air, terutama menjelang musim hujan.
  • Pengendalian rayap (termite control) untuk melindungi kusen, pintu, dan rangka atap berbahan kayu.
  • Perbaikan ringan pada instalasi rumah.

Dengan melakukan perawatan secara berkala, biaya perbaikan besar di masa depan dapat ditekan sekaligus memperpanjang usia bangunan.

Pisahkan Dana Darurat Rumah

Selain anggaran perawatan rutin, Annisa juga menyarankan agar setiap pemilik rumah memiliki dana darurat khusus untuk kebutuhan properti.

Dana ini sebaiknya tidak dicampur dengan dana darurat pribadi maupun biaya operasional rumah tangga.

"Idealnya, siapkan dana sekitar Rp5 juta hingga Rp10 juta yang disimpan secara khusus dan tidak digunakan untuk kebutuhan lain. Dana ini baru digunakan ketika terjadi kondisi darurat atau kerusakan besar yang sifatnya tidak terduga, seperti atap ambruk, pohon tumbang yang merusak rumah, atau korsleting listrik yang memerlukan perbaikan segera," jelasnya.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang keliru karena seluruh pengeluaran rumah dimasukkan ke dalam satu rekening sehingga sulit membedakan kebutuhan rutin dan kebutuhan mendesak.

Padahal, fungsi kedua anggaran tersebut sangat berbeda.

Biaya maintenance digunakan untuk kebutuhan yang sudah dapat diprediksi, seperti servis AC, pengecatan ulang, atau perbaikan kecil.

Sementara dana darurat rumah hanya digunakan ketika terjadi kondisi yang benar-benar tidak terduga, seperti:

  • Atap bocor akibat cuaca ekstrem.
  • Pipa air pecah.
  • Korsleting listrik.
  • Kerusakan bangunan akibat bencana.
  • Pohon tumbang yang merusak rumah.

Dengan memisahkan kedua pos anggaran tersebut, kebutuhan mendesak tidak akan mengganggu rencana renovasi maupun biaya perawatan rutin.

Manfaatkan Fitur Digital untuk Kelola Anggaran

Mengelola berbagai pos keuangan rumah kini tidak lagi harus dilakukan dengan membuka banyak rekening bank.

Melalui fitur Kantong Jago dan Kantong Jago Syariah, pengguna dapat membuat sejumlah pos anggaran terpisah sesuai kebutuhan.

Misalnya:

  • Dana Darurat Rumah.
  • Budget Renovasi.
  • Maintenance Rutin.
  • Pajak dan Iuran Rumah.
  • Dana Perlengkapan Rumah.

Dengan pemisahan tersebut, setiap tujuan keuangan menjadi lebih jelas sehingga risiko menggunakan dana untuk kebutuhan yang tidak semestinya dapat diminimalkan.

Selain itu, pengguna juga dapat memanfaatkan fitur auto-budgeting yang memungkinkan dana dialokasikan secara otomatis setiap bulan ke masing-masing Kantong sesuai nominal yang telah ditentukan.

Fitur pencatatan transaksi berdasarkan kategori juga membantu pengguna memantau seluruh pengeluaran rumah tangga secara lebih rapi dan transparan.

Perawatan Rumah Adalah Investasi

Menurut Annisa, merawat rumah bukan sekadar menjaga kenyamanan tempat tinggal, tetapi juga melindungi nilai aset dalam jangka panjang.

Rumah yang dirawat secara rutin akan memiliki usia bangunan lebih panjang, biaya perbaikan lebih rendah, dan nilai jual yang tetap tinggi ketika suatu saat ingin dipasarkan kembali.

Karena itu, selain mempersiapkan dana untuk membeli rumah, masyarakat juga perlu membangun kebiasaan menyisihkan anggaran perawatan dan dana darurat properti sebagai bagian penting dari pengelolaan keuangan keluarga yang sehat.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.