Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Jaga Kebugaran Sejak Dini, Cegah Hipertensi di Usia 60-an

Desi Rossilawati
Sabtu, 21 Juni 2025 | 00:00 WIB
Bagikan
Jaga Kebugaran Sejak Dini, Cegah Hipertensi di Usia 60-an
VISI.NEWS | BANDUNG - Sebuah studi jangka panjang yang dipublikasikan di American Journal of Preventive Medicine menegaskan pentingnya menjaga kebiasaan berolahraga sejak masa remaja hingga dewasa paruh baya. Penelitian yang melibatkan lebih dari 5.100 orang dewasa di empat kota besar Amerika Serikat ini berlangsung selama 30 tahun, dan menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang konsisten dapat secara signifikan mengurangi risiko tekanan darah tinggi (hipertensi). Peneliti utama dari University of California, San Francisco (UCSF), Kirsten Bibbins-Domingo, menyampaikan bahwa meskipun banyak remaja aktif secara fisik, kebiasaan ini cenderung menurun saat memasuki usia dewasa, akibat kesibukan seperti kuliah, pekerjaan, hingga tanggung jawab keluarga. Temuan studi menunjukkan bahwa mereka yang rutin melakukan olahraga sedang selama lima jam per minggu, dua kali dari rekomendasi minimum saat ini, memiliki peluang lebih rendah terkena hipertensi, khususnya jika rutinitas tersebut berlanjut hingga usia 60 tahun. Dr. Jason Nagata, salah satu penulis studi, menambahkan bahwa pencapaian di atas standar minimal aktivitas fisik terbukti lebih efektif dalam menjaga kesehatan jantung dan mencegah tekanan darah tinggi. Namun, penelitian juga mengungkap adanya ketimpangan rasial. Penurunan aktivitas fisik lebih tajam terjadi pada partisipan kulit hitam dibanding kulit putih, yang berdampak pada tingginya angka hipertensi di kalangan pria dan wanita kulit hitam saat mencapai usia 60 tahun. Faktor sosial-ekonomi seperti lingkungan, pendidikan, dan beban kerja disebut sebagai penyebab utama ketimpangan ini. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.